Suara.com - Anass Salah-Eddine, bek keturunan Belanda-Maroko yang baru saja direkrut AS Roma, dibanding-bandingkan dengan Calvin Verdonk.
Nama Anas Salah-Eddine mencuat dan menjadi perbincangan publik Indonesia usai dibanding-bandingkan dengan Calvin Verdonk.
Secara khusus dua pundit sepak bola Belanda, Michiel Kramer dan Rafael van der Vaart, menyebut Calvin Verdonk lebih baik.
Menurut keduanya, Calvin Verdonk merupakan bek kiri yang sempurna, memiliki sisi ofensif yang baik hingga umpan akurat.
Johan Bakayoko selaku striker PSV Eindhoven pun tak kuasa menghadapi Verdonk, PSV Eindhoven pun dinilai harus merekrut Verdonk.
Lantas siapa sebenarnya Anass Salah-Eddine? pemain kelahiran Amsterdam yang sudah masuk Timnas Belanda U-21 dengan 9 caps.
Profil Anass Salah-Eddine
Lahir pada 18 Januari 2002, Anas Salah-Eddine saat ini berusia 23 tahun dan berposisi sebagai bek kiri untuk FC Twente.
Pemain keturunan Maroko ini bisa dibilang produk akademi AZ Alkmaar sebelum diserobot Ajax Amsterdam hingga berlabuh ke FC Twente.
Baca Juga: TOK! Ole Romeny Ambil Sumpah WNI 4 Hari Lagi di London
Ia benar-benar menunjukkan kualitasnya saat bergabung Ajax di tahun 2003, sebelum kembali dibeli FC Twente pada 2024.
Satu tahun terakhir bersama FC Twente mengubah masa depan Anass Salah, hingga raksasa Liga Italia, AS Roma, kepincut dengannya.
Tepat di detik terakhir bursa transfer musim dingin 2025, AS Roma rela merogoh gocek hingga Rp138 miliar untuk sang pemain.
Cukup menarik dari seorang pemain yang dikatakan tidak lebih baik dari Calvin Verdonk oleh dua legenda sepak bola Belanda.
Biodata Singkat Anass Salah-Eddine
Nama Lengkap: Anass Salah-Eddine
Tanggal lahir / Umur: 18 Jan 2002 (23 Tahun)
Tempat kelahiran: Amsterdam
Kewarganegaraan: Belanda
Tinggi: 1,81 m
Posisi: Bek-Kiri
Pemain Interasional saat ini: Belanda U21
Jumlah penampilan / Gol: 9 / 0.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
TOK! Ole Romeny Ambil Sumpah WNI 4 Hari Lagi di London
-
Simon Tahamata: RMS Akan Menjadi Kenyataan
-
Menpora: Ole Romeny Bisa Main 20 Maret 2025 Lawan Australia
-
Celetuk Alex Pastoor, Timnas Indonesia Bisa Main Parkir Bus dengan 9 Bek
-
Masa Lalu Sjoerd Woudenberg Dibongkar Bos Dewa United Selama Jadi Pelatih Kiper: Etos Kerja Dia...
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Susah Payah Hadapi Arab Saudi, Maximiliano Araujo Selamatkan Uruguay dari Kekalahan
-
Proses Naturalisasi Disetujui Komisi X DPR RI, Luke Vickery: Ini Impian Saya Sejak Lama
-
Belgia Imbang 1-1 Lawan Mesir, Rudi Garcia Klaim Laga Perdana Piala Dunia Selalu Sulit
-
Pelatih Tanjung Verde Ungkap Kunci Keberhasilan Tahan Imbang Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Elkan Baggott Dirumorkan Masuk Radar Bidikan Peminjaman dari Bolton Wanderers
-
Tahan Imbang Spanyol, Pelatih Tanjung Verde Sampaikan Ultimatum
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Lampu Hijau, Komisi X DPR Setujui Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery
-
Kisah Haru di Balik Air Mata Vozinha, Kiper Cape Verde Peraih Man of the Match Kontra Spanyol