Suara.com - Usai tak kunjung dilirik Erick Thohir dan gagal jadi opsi pengganti Ole Romeny, striker keturunan Jawa kini terdampar di Liga Amatir Belanda atau Tweede Divisie.
Sosok striker keturunan Jawa yang terdampar ke Liga Amatir Belanda itu adalah Delano Ladan. Dirinya terdapat di Tweede Divisie pasca bergabung Koninklijke HFC Haarlem.
Delano Ladan memutuskan Koninklijke HFC Haarlem pada Januari kemarin usai dirinya menganggur selama enam bulan.
Sebelum bergabung klub amatir tersebut, penyerang berusia 24 tahun ini sempat membela TOP Oss selama dua musim sejak 2022 hingga 2024.
Sayangnya, pada musim panas 2024 kemarin Delano Ladan harus mendapati kontraknya tak diperpanjang oleh TOP Oss, sehingga ia harus menganggur enam bulan lamanya.
Kini, Delano Ladan sendiri sudah bergabung Koninklijke HFC Haarlem dengan kontrak berdurasi 1,5 tahun atau hingga Juni 2026 mendatang.
Kabar ini sendiri terbilang mengejutkan bagi publik Tanah Air. Pasalnya, Delano Ladan sempat digadang-gadang akan jadi penyerang Timnas Indonesia.
Apalagi setelah dirinya mencoba mem-Follow akun PSSI, Erick Thohir, Timnas Indonesia dan juga pelatih skuad Garuda kala itu, Shin Tae-yong.
Hanya saja, Delano Ladan tak kunjung dilirik usai namanya tak masuk dalam daftar pemain keturunan yang direkomendasikan oleh PSSI dan Shin Tae-yong.
Setelah mengabaikan Delano Ladan, PSSI pun kemudian memilih Ole Romeny yang datang ke Indonesia pada November lalu untuk naturalisasi.
(https://amp.suara.com/bola/2024/09/10/183500/lupakan-ole-romeny-ada-delano-ladan-striker-haus-gol-keturunan-jawa-belanda-jadi-andalan-klub-rafael-struick)
Alhasil, pintu bagi Delano Ladan untuk membela Timnas Indonesia praktis tertutup. Apalagi dengan fakta dirinya kini bermain di Liga Amatir Belanda.
Sekadar informasi, Delano Ladan sempat digadang-gadang akan jadi striker tumpuan Timnas Indonesia karena kiprah apiknya di Belanda.
Jebolan akademi Feyenoord ini punya catatan apik dalam kariernya di usia muda, terutama saat menimba ilmu di ADO Den Haag dan juga saat membela TOP Oss serta SC Cambuur.
Di Feyenoord U-21, Delano Ladan mampu mencetak 8 gol dari 13 laga. Kemudian di ADO Den Haag U-19, U-21, dan tim utama, ia mampu mencetak 16 gol dari 45 laga.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian