Suara.com - Iris de Rouw, pemain sepakbola putri asal Belanda keturunan Indonesia resmi dinaturalisasi dan masuk ke Timnas Putri Indonesia. Iris memiliki postur tubuh tinggi diyakini dapat menjawab kebutuhan Tim Putri pada posisi kiper.
Sebelumnya, tim pelatih Timnas Putri menyatakan kekhawatiran mengenai tinggi kiper yang kurang ideal. Tinggi Iris De Rouw mencapai 180 cm, dan ini diyakini dapat menutup kekurangan tersebut.
Iris merupakan pemain Sparta Rotterdam Vrouwen, klub sepakbola Wanita di Belanda sebelum resmi dinaturalisasi. Iris kini sudah bergabung dengan pemusatan Latihan Timnas Putri Indonesia di Surabaya.
Iris de Rouw punya darah keturunan Indonesia dari garis ibu. Nenek Iris lahir dan besar di Surabaya. Nenek dari perempuan berusia 19 tahun itu pun memiliki darah campuran dari Kediri dan Lumajang.
Indonesia menjadi tuan rumah Kejuaraan Wanita ASEAN 2025. Dijadwalkan pertandingan tersebut berlangsung pada Juni tahun 2025. PSSI berharap kehadiran Iris dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim dalam turnamen tersebut.
Selain Iris de Rouw, PSSI juga akan menaturalisasi Bente Fischer untuk memperkuat Timnas Putri Indonesia. Timnas Putri sejauh ini diantaranya Claudia Scheunemann, Katarina Stalin, Sydney Hopper, Noa Leatomu, dan Estella Loupattij.
Di akun Instagram resmi klub yang menaungi Iris, @spartarotterdamvrouwen memberikan ucapan selamat kepada Iris dan juga menyemangatinya agar sukses di Surabaya.
"Keepster Iris de Rouw is opgeroepen voor het ‘Indonesia National Women Football Team’ om deel te nemen aan een stageperiode t/m eind januari, waarbij er getraind wordt. Veel succes in Surabaya, Iris," kata Sparta Rotterdam Vrouwen di caption Instagram mereka, pada 21 Januari 2025.
Ucapan tersebut tertulis di bawah feed foto Iris de Rouw mengenakan kaos hitam dan lambang Garuda Indonesia.
Baca Juga: Rekam Jejak Sjoerd Woudenberg, Pelatih Kiper Baru Timnas Indonesia
Arti dari ucapan tersebut dalam Bahasa Inggris adalah sebagai berikut:
Goalkeeper Iris de Rouw has been called up for the 'Indonesia National Women Football Team' to participate in an internship period until the end of January, during which training will take place. Good luck in Surabaya, Iris
Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, kurang lebih seperti ini:
Kiper Iris de Rouw telah dipanggil untuk 'Tim Nasional Sepak Bola Wanita Indonesia' untuk berpartisipasi dalam masa magang hingga akhir Januari, di mana pelatihan akan berlangsung. Selamat mencoba di Surabaya, Iris.
Demikian itu informasi tinggi Iris De Rouw. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi