Suara.com - Tiga pemain keturunan secara resmi mendapat persetujuan naturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia U-20. Mereka adalah Ole Romeny, Dion Markx, dan Tim Geypens. Dari ketiga pemain itu, sosok Tim Geypens pun banyak mencuri perhatian. Tak sedikit yang penasaran dengan profil hingga tinggi Tim Geypens.
Diketahui sebelumnya Romeny, Dion Markx, dan Tim Geypens telah melalui berbagai proses administratif hingga akhirnya kini mereka sah menyandang status sebagai warga negara Indonesia (WNI). Keputusan naturalisasi tersebut disahkan dalam rapat paripurna DPR pada Selasa (4/2) usai mendapat lampu persetujuan dari Komisi XIII dan X pada Senin (3/2).
Setelah Rapat Paripurna, proses naturalisasi Romeny, Geypens, dan Markx akan berlanjut ke Keputusan Presiden (Keppres) kemudian mereka akan mengikuti pengambilan sumpah kewarganegaraan pada Sabtu (8/2) di Inggris.
Terakhir, untuk membela Timnas Indonesia dan Timnas Indonesia U-20, Romeny, Geypens, dan Markx akan diproses berpindah federasi dari Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) ke PSSI melalui FIFA.
Diberitakanketiga pemain tersebut mempunyai peran yang berbeda dalam skuad Garuda. Romeny ditunjuk untuk memperkuat Timnas senior, sementara Markx dan Geypens diproyeksikan bagi Garuda Muda.
Lantas, seperti apa sosok Tim Geypens? Simak profil, jejak karier hingga tinggi Tim Geypens dalam ulasan berikut.
Profil dan Tinggi Tim Geypens
Tim Geypens merupaka pemain sepakbola kelahiran 21 Juni 2005 di Oldenzaal, Belanda. Pemilik nama lengkap Tim Henri Victor Geypens itu saat ini berposisi sebagai bek kiri. Dengan tinggi badan mencapai 1,84 meter, ia dikenal sebagai pemain yang mempunyai potensi besar untuk memperkuat lini pertahanan.
Diketahui, Tim Geypens memiliki darah Indonesia melalui jalur keturunan ibunya. Sang kakek, Henry Armand d'Hollosy, lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada 18 Oktober 1941 silam. Berbekal latar belakang tersebut, Geypens diharap bisa menjadi salah satu pemain keturunan yang berpeluang untuk kesuksesan Timnas Indonesia U-20.
Baca Juga: Naik Turun Karier Ole Romeny: Performanya Belum Kembali Jelang Bela Timnas Indonesia
Geypens yang baru saja dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia itu, telah menunjukkan performa yang menjanjikan di level klub. Saat bersama FC Twente Enschede U21, ia tercatat tampil sebanyak 17 kali dengan total waktu bermain 1.373 menit.
Dalam penampilannya, Tim Geypens berhasil mencetak satu gol. Kini, ia tergabung dalam tim utama FC Emmen dengan kontrak yang berlaku sampai tanggal 30 Juni 2026. Posisinya saat ini diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih di level yang lebih tinggi.
Tercatat, Geypens bergabung dengan FC Emmen pada 1 Juli 2024 lalu, usai menuntaskan kontrak di FC Twente. Sebagai bek, kehadirannya diharap bisa membantu memperkuat pertahanan tim, terutama menjelang turnamen yang akan datang.
Proses Naturalisasi Tim Geypens jadi WNI
Proses naturalisasi Tim Geypens menjadi warga negera Indonesia secara resmi telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPR RI yang diselenggarakan pada Selasa, 4 Februari 2025.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPR, Adies Kadir, mengajukan pertanyaan kepada anggota yang hadir terkait persetujuan pemberian kewarganegaraan kepada Geypens. Mendengar pertanyaan itu, seluruh peserta rapat menyetujuinya.
Berita Terkait
-
Naik Turun Karier Ole Romeny: Performanya Belum Kembali Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Bek Keturunan 1,83 Meter Dicoret Timnas Indonesia usai Pilih ke Thailand, Kenapa?
-
Kiamat Naturalisasi! Timnas Indonesia Tak Bisa Rekrut Pemain Keturunan Belanda 10 Tahun Lagi?
-
Here We Go! KV Mechelen Resmi Depak Pemain Penting, Sandy Walsh?
-
Dear Fans Kardus! Timnas Indonesia U-20 Butuh Doa Bukan Caci Maki
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey