Suara.com - Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco, memastikan bahwa Jay Idzes masih berstatus sebagai wakil kapten klub setelah kepergian Joel Pohjanpalo ke Palermo. Namun bukan tidak mungkin Jay Idzes akan jadi kapten tetap klub elit Liga Italia itu.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers menjelang laga melawan AS Roma dalam lanjutan Liga Italia, dikutip dari tuttoveneziasport.
Dalam pernyataannya, Di Francesco menegaskan bahwa saat ini Francesco Zampano menjadi kapten utama Venezia, sementara Idzes dipercaya sebagai pemimpin kedua di lapangan.
Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas tim, terutama setelah kehilangan sosok Pohjanpalo yang sebelumnya memegang peran penting di skuad.
Pada pertandingan melawan Udinese pekan lalu, Jay Idzes sempat mengenakan ban kapten karena Zampano tidak dimainkan dan hanya berada di bangku cadangan.
Meskipun demikian, status kepemimpinan ini belum bersifat permanen. Pelatih Venezia menyebut bahwa tim pelatih masih mengevaluasi posisi kapten dan akan menetapkan keputusan final di waktu yang tepat.
Di Francesco juga menyoroti pentingnya karakter dalam kepemimpinan di lapangan. Ia membandingkannya dengan situasi di AS Roma saat masih diperkuat oleh Francesco Totti, yang dikenal sebagai kapten sejati dengan pengaruh besar di dalam tim.
Menurutnya, setiap pemain memiliki karakteristik kepemimpinan yang berbeda, sehingga keputusan ini akan diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek.
"Kapten dan asisten baru? Kita harus membicarakannya. Setelah perpisahan Pohjanpalo, kaptennya adalah Zampano, setelah itu kami memiliki pemimpin di lini pertahanan seperti Idzes, yang telah menunjukkan kemampuan hebat untuk dekat dengan rekan setimnya, berbicara dalam berbagai bahasa, tahu bagaimana menangani semua situasi," kata Di Francesco.
Baca Juga: Siapa Joel Veltman? Bek Brighton Ngaku Pemain Keturunan Indonesia dari Ibu, Rela Tunduk Aturan FIFA
"Itu adalah evaluasi yang sedang kami lakukan dan saya akan membuatnya definitif pada waktu yang tepat."
"Itu adalah sesuatu yang lebih penting bagi para pemain daripada bagi kami para pelatih. Di Roma, kami memiliki kapten sejati seperti Totti, yang merupakan kapten hebat di lapangan. Itu berarti bahwa setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda."
Selain menjadi wakil kapten Venezia, Jay Idzes juga memiliki pengalaman mengenakan ban kapten Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan.
Kepercayaan yang diberikan baik di level klub maupun tim nasional menunjukkan peran sentral Idzes sebagai sosok pemimpin di lapangan.
Venezia dijadwalkan menghadapi AS Roma di Stadion Pier Luigi Penzo malam ini pada pukul 18.30 WIB. Laga ini menjadi ujian penting bagi tim asuhan Di Francesco dalam persaingan di Liga Italia musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard