Suara.com - Pemain timnas Indonesia, Kevin Diks menceritakan bahwa eks Liverpool, Sadio Mane merupakan salah satu lawan tersulit yang pernah dihadapinya.
Kevin Diks merupakan pemain timnas Indonesia yang kenyang pengalaman di sepak bola Eropa. Ia sempat berkarier di Belanda, Italia, Denmark, dan terbaru bakal hengkang ke Jerman.
Nah, ketika masih berseragam Vitesse, bek 28 tahun tersebut pernah menghadapi Southampton pada 2015. Ia pun berjumpa dengan Sadio Mane.
Menurutnya mantan pemain Liverpool tersebut adalah lawan tersulit yang pernah dihadapinya. Winger asal Senegal disebut sangat agresif.
"Lawan tersulit yang pernah saya hadapi adalah Sadio Mane, ketika membela Southampton. Ia sangat merepotkan," ujar Diks dikutip dari The Haye Way.
"Saat Sadio Mane memegang bola dan saya mendekat, ia sangat agresif. Ketika saya mendekat, ia menempatkan bolaa di belakang dan mengajak saya berlari," sambungnya.
Kevin Diks pun mengaku dirinya harus melakukan pelanggaran untuk menghentikan pemain yang kini berkarier di Al Nassr tersebut.
"Saya berpikir, saya harus melakukan pelanggaran untuk menjegalnya. Saya pun naik ke punggungnya dan ia membawa saya sejauh tiga meter," jelas Diks.
Pengalaman seperti itu sangat berguna bagi Diks dalam kariernya. Apalagi di musim mendatang ia bakal mentas di Bundesliga Jerman bersama Borussia Monchengladbach.
Baca Juga: Pemain Derby County: Sangat Indah Jika Bisa Bela Timnas Indonesia
Di Liga Jerman, tentu saja Diks akan menghadapi lawan-lawan yang hebat. Misalnya seperti Harry Kane yang bermain untuk Bayern Munchen.
Berita Terkait
-
Di Francesco: Totti Kapten Sejati AS Roma, Venezia Punya Jay Idzes
-
Resmi Jadi WNI Bersama Ole Romeny dan Tim Geypens , Ini Kelemahan Dion Markx
-
Siapa Demiane Agustien? Sudah Main di Curacao U-17, Tapi Terbuka Bela Timnas Indonesia
-
Pasang Surut Karier Joel Veltman Eks Ajax yang Mau Bela Timnas Indonesia
-
3 Pemain Abroad yang Bisa Bikin Timnas Indonesia U-20 Menggila di Piala Asia U-20 2025
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?