Suara.com - Pelatih Venezia, Eusebio Di Francesco memberikan pujian khusus kepada bek Timnas Indoneia, Jay Idzes pasca pertandingan melawan AS Roma.
Pada laga yang dimenangkan oleh AS Roma itu, Jay Idzes kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi kapten tim. Jay menggeser posisi kapten Francesco Zampano.
Pasca hengkangnya Joel Pohjanpalo, kapten Venezia kata Di Francesco harusnya diemban oleh Zampano. Namun di laga melawan AS Roma, Zampano justru jadi pemain cadangan.
Perihal ini pelatih Venezia mengatakan bahwa kondisi itu akan didiskusikan lebih lanjut, siapa yang lebih layak menjadi kapten Venezia, Jay Idzes atau Francesco Zampano.
Tersirat Eusebio Di Francesco menyebut bahwa Jay Idzes ialah tipikal pemimpin di lini belakang Venezia. Artinya Jay lebih mumpuni jadi kapten dibanding Zampano yang berposisi sebagai bek kanan.
"Kami harus mendiskusikannya. Setelah Pohjanplo pergi, kaptennya adalah Zampano. Setelah itu kami punya pemimpin di lini pertahanan seperti Idzes," kata Di Francesco seperti dilansir dari Tuttoveneziasport.it, Senin (10/2).
"Jay Idzes telah menunjukkan kemampuan hebat untuk dekat dengan rekan setimnya. Dia berbicara dalam beberapa bahasa, tahu bagaimana menangani semua situasi," puji Di Francesco.
Ditegaskan oleh Di Francesco hal itu akan segera ia putuskan. Di Francesco juga mengatakan bahwa Jay Idzes akan segara menjadi kapten Venezia secara definitif.
Menariknya, Di Francesco kemudian memberikan contoh soal sosok kapten yang karismatik seperti Francesco Totti di AS Roma.
Baca Juga: Resmi Jadi WNI Bersama Ole Romeny dan Tim Geypens , Ini Kelemahan Dion Markx
"Di Roma, mereka punya kapten sejati seperti Totti, yang merupakan kapten hebat di lapangan. Itu artinya setiap orang punya karakteristik yang berbeda," jelas pelatih Venezia itu.
Berita Terkait
-
Resmi Jadi WNI Bersama Ole Romeny dan Tim Geypens , Ini Kelemahan Dion Markx
-
Dikomando Jay Idzes, Lini Belakang Venezia Dapat Sorotan Pelatih AS Roma
-
Siapa Demiane Agustien? Sudah Main di Curacao U-17, Tapi Terbuka Bela Timnas Indonesia
-
Pasang Surut Karier Joel Veltman Eks Ajax yang Mau Bela Timnas Indonesia
-
3 Pemain Abroad yang Bisa Bikin Timnas Indonesia U-20 Menggila di Piala Asia U-20 2025
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia