Suara.com - Salah satu pemain diaspora Indonesia, Joey Suk, kini nasibnya tak menentu. Setelah sempat ditawari menjalani proses naturalisasi menjadi WNI, dia malah tak punya karier yang jelas di masa ini.
Sebagai informasi, Joey Sok merupakan salah satu pemain yang masuk dalam radar naturalisasi PSSI pada tahun 2011. Gelandang keturunan Indonesia-Belanda itu telah melewati berbagai proses dan tinggal menjalani sumpah menjadi WNI.
Dia menjadi salah satu pemain yang diharapkan bisa memperkuat Timnas Indonesia untuk menghadapi SEA Games 2011. Singkat cerita, prosesi sumpah pun sebetulnya sudah dijadwalkan pada Rabu, 3 Agustus 2011.
Akan tetapi, Joey Suk malah tidak menghadiri agenda penting tersebut. Padahal, dua pemain diaspora lainnya, Diego Michiels dan Ruben Wuarbanaran, sudah datang. Kemudian, Joey Suk mendapatkan kompensasi.
Pemerintah kala itu menyediakan waktu tambahan selama tiga bulan. Namun, Joey Suk tak kunjung hadir. Alasannya pun juga terbilang tak masuk akal. Akhirnya, prosesnya menjadi WNI dibatalkan
Jika melihat rumor yang saat itu berkembang, pemain kelahiran 8 Juli 1989 ini ogah melanjutkan naturalisasi akibat kisruh yang memanas di tubuh PSSI. Dia akhirnya membatalkan niatnya menjadi WNI.
Kini Jadi Pengangguran
Setelah lewat dari satu dekade proses naturalisasi tersebut batal, nasib yang tragis malah menimpa Joey Suk. Pasalnya, dia saat ini berstatus tanpa klub alias menganggur. Dia tidak mendapatkan klub untuk melanjutkan kariernya.
Terakhir kali, lelaki berusia 35 tahun itu tercatat memperkuat klub kasta tertinggi Liga Siprus, Karmiotissa FC. Sebelum terdampar di sana, ia sempat direkrut dari klub Kroasia, HNK Gorica, pada medio 14 Juli 2023.
Baca Juga: Terpaksa Dicoret Patrick Kluivert, Catatan Kartu Kuning dan Merah Justin Hubner di Timnas Indonesia
Selanjutnya, kontrak Joey Suk bersama Karmiotissa pun tuntas pada 13 Februari 2024. Sejak saat itu, dia berstatus menganggur karena tanpa klub. Joey Suk sudah tak berhasil mendapat pelabuhan baru setelah meninggalkan Karmiotissa.
Padahal, ketika masih aktif bermain, Joey punya rekam jejak yang terhitung mentereng. Pemain kelahiran Deventer ini pernah bermain bersama sejumlah klub elite di Belanda, semacam Go Ahead Eagles hingga NAC Breda.
Bersama klub terakhirnya, pemain yang berposisi sebagai gelandang itu tercatat mengukir dua gol dari 21 pertandingan di semua ajang. Entah apa yang dilakukan Joey Suk seusai menjadi pengangguran saat ini.
Jika dilihat dari unggahannya di media sosial, Joey Suk memang tampak lebih banyak menghabiskan waktunya bersama keluarga. Banyak potret bersama buah hatinya terpampang di Instagram.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Terpaksa Dicoret Patrick Kluivert, Catatan Kartu Kuning dan Merah Justin Hubner di Timnas Indonesia
-
Profil Venue Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia U-20 Main di Mana?
-
Ole Romeny Resmi Jadi WNI, Kans Jens Raven Tembus Tim Senior Makin Berat?
-
Cerita Nathan Tjoe-A-On Merasa Sendirian: Keadaan Tidak Berjalan Baik
-
Eks Pelatih Malaysia Desak Patrick Kluivert Panggil Pemain yang Dipinggirkan STY
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian