Suara.com - Justin Hubner terpaksa dicoret Patrick Kluivert ketika timnas Indonesia melawan Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 karena akumulasi kartu.
Di laga terakkhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 ketika timnas Indonesia melawan Arab Saudi, Justin Hubner diganjar dua kartu kuning. Akibatnya ia pun diusir dari lapangan.
Imbasnya bek Wolves U-21 tersebut tidak akan masuk dalam skuad Garuda ketika menghadapi Australia.
Menarik untuk mengulik bagaimana statistik kartu kuning dan merah yang sudah diterima Justin Hubner. Sebab, ia mengaku sebagai bek yang bermain agresif.
Bahkan pemain 21 tahun tersebut tidak menampik ketika dirinya mendapatkan jurusan 'Preman' dari pecinta sepak bola Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Justin Hubner sudah mengantongi 12 caps bersama timnas Indonesia. Memang, ia sering mendapatkan hukuman kartu dari wasit.
Melansir dari catatan Transfermarkt, Justin Hubner diganjar empat kartu kuning di empat laga berbeda. Namun, ia pernah mendapatkan dua kartu kuning di satu laga yang berakibat kartu merah.
Sedangkan ketika Piala Asia U-23 2024 lalu, Justin Hubner juga banjir dikartu kuning wasit. Dari lima pertandingan yang dilakoni, ia mendapatkan hukuman itu sebanyak tiga kali.
Nah, dari situasi tersebut Hubner harus mengambil pelajaran agar hati-hati dalam melakukan pelanggaran. Apalagi jika kondisinya sudah memiliki kartu kuning agar tak diusir dari lapangan.
Baca Juga: Andik Vermansyah Ngamuk Colek Erick Thohir: Main Bola Kayak Jadi Wayang, Liga Bobrok!
Berita Terkait
-
Profil Venue Piala Asia U-20 2025: Timnas Indonesia U-20 Main di Mana?
-
Prediksi Timnas Indonesia U-20 vs Iran, Laga Perdana di Piala Asia U-20 2025
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia: Ujian Berat untuk Rizky Ridho
-
Cerita Nathan Tjoe-A-On Merasa Sendirian: Keadaan Tidak Berjalan Baik
-
Eks Pelatih Malaysia Desak Patrick Kluivert Panggil Pemain yang Dipinggirkan STY
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Juventus Terasa Hidup Kembali di Tangan Spalletti, Chiellini Punya Masa Depan Cerah
-
Carrick Bongkar Ucapan Solskjaer Usai Dirinya Terpilih Latih Manchester United
-
Menerka Taktik Michael Carrick untuk Jinakkan Arsenal, Bakal Sama Seperti Tekuk Man City?
-
5 Fakta Kekalahan Menyakitkan Liverpool dari Bournemouth: Rekor Buruk The Reds Sejak 2021
-
Pemilu Barcelona Maret 2026 Memanas, Hansi Flick Pasang Badan untuk Joan Laporta
-
Bojan Ungkap Alasan Persib Tak Rekrut Banyak Pemain Baru, Layvin Kurzawa Batal Gabung?
-
Jadwal TV dan Cara Nonton Link Streaming Persib Bandung vs PSBS Biak Malam Ini Pukul 19:00 WIB
-
Skandal Presiden FIFA, Diprotes Harga Tiket Piala Dunia 2026 Kemahalan Malah Hina Suporter Inggris
-
Tiket Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp3,6Miliar, Infantino: Di Resale Bisa Lebih Mahal
-
Keras! Wakil Presiden DFB Sebut Boikot Piala Dunia 2026 Bisa Terjadi, Trump dan Infantino Bungkam