Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri menyampaikan permintaan usai anak asuhnya gagal total di Piala Asia U-20 2025.
Timnas Indonesia U-20 tak mampu berbicara banyak di ajang Piala Asia U-20 2025. Garuda Nusantara kalah dua kali dan hanya meraih satu hasil imbang.
Dengan itu, tim asuhan Indra Sjafri dipastikan gagal lolos dari fase grup karena kalah saing dengan Uzbekistan dan Iran.
"Saya mewakili tim dan pribadi sebagai pelatih yang dipercaya, minta maaf kepada semua masyarakat Indonesia, tidak bisa memenuhi keinginan untuk lolos ke Piala Dunia U-20 2025," ucap Indra Sjafri dikutip dari laman PSSI.
Di momen tersebut, pelatih asal Sumatera Barat ini mengakui bahwa dirinya mendapatkan tiga target ketika menangani timnas Indonesia U-20.
Indra Sjafri memamerkan dua prestasi bersama timnas Indonesia U-20 dengan juara Piala AFF serta lolo ke Piala Dunia U-20 2025.
"Saya memimpin tim ini di bulan Desember. Dalam satu tahun ini ada target yang saya terimaa. Pertama juara AFF, target kedua harus lolos Piala Asia," ujar Indra Sjafri.
"Target ketiga harus lolos ke Piala Dunia. Dari ketiga target itu, saya tak bisa mengantrarkan tim untuk lolos ke Piala Dunia. Untuk itu, sekali lagi saya mohon maaf," jelasnya.
Adapun anak asuh Indra Sjafri memaang meraih juara di Piala AFF kelompok umur. Ia juga membawa Garuda Nusantara ke Piala Asia U-20 2025.
Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia U-20 vs Yaman di Babak Pertama, Lini Depan Masih Buntu
Sayangnya setelah tampil di Piala Asia U-20 2025, timnas Indonesia gagal berbicara banbyak karena meraih dua kali kalah dan sekali imbang.
Berita Terkait
-
Indra Sjafri: Saya Minta Maaf, Terimakasih PSSI
-
Indra Sjafri Siap Dihukum Berat PSSI
-
Akhiri Piala Asia U-20 2025: Prestasi Timnas Indonesia U-20 Anjlok Dibanding Era STY
-
Gak Istimewa! PSSI Janji Evaluasi Indra Sjafri Sama Seperti Shin Tae-yong, Bisa Dipecat?
-
Ketum PSSI Sudah 3 Kali Ganti, Indra Sjafri Tetap Abadi
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup