Suara.com - Persis Solo gagal mencatat hasil maksimal pada laga home di pekan ke-24 BRI Liga 1 2024/2025.
Kembali gagal nengukir kemenangan menghadirkan kekecewaan untuk para penggawa Laskar Sambernyawa, termasuk pemain muda Zanadin Fariz.
Anak asuhan pelatih Ong Kim Swee hanya berhasil memetik satu poin setelah bermain imbang 1-1 lawan Semen Padang FC di Stadion Manahan, Solo, Jumat (21/2/2025).
Akibatnya, Persis masih terjerat zona merah degradasi dengan menempati posisi ke-18 klasemen sementara.
Dari 24 pertandingan, Persis baru bisa mencatat 19 poin hasil dari 4 kali menang, 7 imbang dan 13 kali kalah.
Tak heran jika meski mampu mencetak gol di laga lawan Kabau Sirah, Zanadin Fariz tetap mengaku kecewa. Padahal gol di menit ke-72 yang dicetak Zanadin adalah gol perdananya untuk Persis Solo musim ini.
"Saya tentu tidak begitu puas meski berhasil mencetak gol namun tim tidak berhasil menang. Banyak peluang yang tercipta, tapi kami gagal memanfaatkannya untuk jadi gol. Ini menjadi evaluasi kami semua untuk laga-laga ke depannya," kata Zanadin Fariz melansir laman PT Liga Indonesia Baru, Sabtu (22/2/2025).
Anak emas Shin Tae-yong di Timnas Indonesia U-20 itu juga menjelaskan kekecewaan menyelimuti ruang ganti usai hanya main imbang 1-1 lawan sesama tim papan bawah ini.
"Kondisi ruang ganti cukup kecewa. Pemain tentu kecewa, tapi itu bukan sebuah kekecewaan yang berlarut. Yang pasti pemain ingin keluar dari zona degradasi dan bisa kembali bermain di BRI Liga 1 musim depan," dia menegaskan.
Baca Juga: Head to Head Persib vs Madura United: Duel Pemuncak Klasemen Kontra Tim Zona Merah
Zanadin Fariz sendiri sepanjang BRI Liga 1 2024/25 ini, sudah mendapatkan 13 kali bertanding dengan total mencatat 478 menit bermain. Dia juga sudah berkontribusi mengukir 1 gol dan 1 assist.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim