Suara.com - Proses naturalisasi Emil Audero semakin dekat dengan kenyataan, yang berpotensi menciptakan persaingan ketat di posisi kiper Timnas Indonesia. Kehadiran penjaga gawang Como tersebut diprediksi akan memberikan tantangan baru bagi Maarten Paes, yang selama ini menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Garuda.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengonfirmasi bahwa upaya naturalisasi Emil Audero sudah berjalan dengan baik. Jika resmi bergabung, kiper berpengalaman di Serie A ini akan menambah kedalaman skuad Timnas Indonesia di sektor penjaga gawang.
Sebagai kiper utama saat ini, Maarten Paes harus mempertahankan performa terbaiknya untuk tetap menjadi pilihan utama Shin Tae-yong.
Emil Audero sendiri memiliki kualitas yang tidak kalah mumpuni, sehingga kehadirannya bisa menjadi pesaing serius bagi Paes.
Menariknya, Erick Thohir telah berdiskusi langsung dengan Maarten Paes mengenai potensi kedatangan Emil Audero.
Kiper Dallas FC itu menyambut baik kemungkinan tersebut dan tidak merasa terancam dengan adanya persaingan.
Menurut Erick Thohir, kompetisi di dalam tim justru akan meningkatkan kualitas permainan.
Ia menegaskan bahwa dalam dunia sepak bola, risiko seperti cedera selalu ada, sehingga memiliki lebih dari satu kiper berkualitas menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia.
"Karena Maarten Paes Luar biasa, Kita juga bicara sama Marteen Paes Bahwa persaingan Itu diperlukan, dan Marteen sangat welcome, Kita tahu sekarang dia Pemain Klub utama di Liga Amerika, Di FC Dallas, tetapi tentu yang namanya risiko Itu pasti ada di sepak bola, yaitu cedera," kata Erick Thohir beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Patrick Kluivert Lirik Dong! 3 Pemain Playoff Promosi Liga 2 ini Wajib Ditarik ke Timnas Indonesia
Pengalaman Emil Audero yang pernah bermain di berbagai klub Liga Italia, termasuk Juventus, Inter Milan, Sampdoria, Palermo, dan kini Como, diyakini akan membawa dampak positif bagi Timnas Indonesia.
Kehadirannya tidak hanya memperkuat skuad, tetapi juga menjadi mentor bagi kiper muda yang tengah berkembang.
Erick juga menyebut bahwa posisi kiper ketiga dalam Timnas Indonesia akan diisi oleh pemain muda.
Hal ini dilakukan untuk memberikan kesempatan belajar dari para senior, sekaligus mempersiapkan regenerasi di sektor penjaga gawang.
Dengan masuknya Emil Audero, Timnas Indonesia akan memiliki dua kiper tangguh yang siap bersaing demi mendapatkan tempat utama.
Persaingan sehat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan, terutama dalam menghadapi kompetisi internasional yang semakin ketat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Statistik Tak Elok Pelatih Baru Italia Roberto Mancini: Dibuat Malu Timnas Indonesia
-
Pemda Kesulitan Bayar Gaji Pegawai, Purbaya Janji Tambah Anggaran TKD ke 490 Daerah
-
Mandalika Jadi Saksi, Duet Mesin Buas Honda dan Mental Baja Pembalap ART Borong Juara
-
Tekanan Belum Reda, Rupiah Tembus Rp18.106 per Dolar AS
-
Rampok Toko Emas Pakai Senjata Organik Polri, Briptu MZ Dipecat Polda Aceh
-
Antara Romansa dan Pembunuhan Berantai: Pesona Dream Man Karya Linda Howard
-
Pemerintah Puji Kinerja BRI dalam Mendorong Program 3 Juta Rumah Lewat KUR Perumahan
-
Pembuatan URI Dinilai Bukan Prioritas, Prabowo Diminta Berhenti Bikin Lembaga Baru untuk Pendidikan
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
BRI Jadi Penggerak KUR Perumahan, Pemerintah Beri Apresiasi untuk Program 3 Juta Rumah