Suara.com - Miliano Jonathans mengungkapkan bahwa ia hampir membela Timnas Indonesia U-20 di Piala Dunia U-20 2023 sebelum turnamen itu dibatalkan.
Saat itu, PSSI mendekatinya untuk bergabung dengan tim asuhan Shin Tae-yong.
Namun, Jonathans yang masih berusia 18 tahun kala itu memilih bertahan bersama Timnas Belanda U-18, terutama karena baru pulih dari cedera dan ingin fokus pada kebugarannya.
"Saat itu Piala Dunia [U-20 2023], mereka menginginkan saya. Saat itu, saya belum ingin membuat pilihan," kata Jonathans kepada Voetbalprimeur dikutip Suara.com pada Minggu (2/3/2025).
Terkini, gelandang serang yang memiliki leluhur asal Depok, Jawa Barat itu kembali didekati PSSI saat menunjukkan performa impresif di Vitesse, tetapi ia belum membuat keputusan.
Jonathans kemudian pindah ke FC Utrecht pada musim dingin 2024 dengan nilai transfer 300.000 euro setelah mencetak 11 gol dan 4 assist di Keuken Kampioen Divisie.
Fakta bahwa Jonathans sejauh ini belum mendapatkan panggilan dari tim senior Belanda, membuat peluang Timnas Indonesia untuk mendapatkannya masih terbuka.
Kehadiran Jonathans bisa menjadi tambahan berharga bagi Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pelatih Patrick Kluivert disebut-sebut tertarik untuk membawanya ke skuad Garuda.
Baca Juga: Apakah Miliano Jonathans Keturunan Indonesia?
Dengan pintu yang masih terbuka, masa depan Jonathans di level internasional masih menjadi tanda tanya, tetapi peluangnya membela Indonesia tetap ada.
“Untuk saat ini saya masih belum bisa memberikan pilihan apapun,” ungkap Jonathans dikutip dari Voetbalprimeur.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026