Suara.com - Bhayangkara FC kemungkinan besar akan mendatangkan tiga pemain berlabel Timnas Indonesia. Tiga pemain ini diajak bergabung karena statusnya sebagai anggota kepolisian.
Mereka adalah Muhammad Ferarri, Kakang Rudianto, dan Ananda Raehan.
Ketiganya berpeluang bergabung setelah Bhayangkara FC dipastikan promosi ke Liga 1 musim depan.
Muhammad Ferarri saat ini membela Persija. Lalu Kakang Rudianto di Persib Bandung. Sedangkan Ananda Raehan berseragam PSM Makassar.
Tiga pemain tersebut dirayu oleh penggawa Bhayangkara FC, Frengky Missa. Ini karena mereka merupakan anggota Polri.
"Kalau ajakan, mungkin saya ajak mereka," kata Frengky Missa kepada awak media.
Dari tiga pemain tersebut, yang besar kemungkinan bergabung adalah Muhammad Ferarri.
Sebab, sang pemain kontraknya bersama Persija berakhir musim ini.
Sedangkan Ananda Raehan dan Kakang Rudianto kontraknya masih panjang sampai 2026. Belum diketahui apakah kedua pemain ini akan tetap direkrut oleh The Guardian.
"Yang saya tahu beberapa pemain seperti Muhammad Ferarri kontraknya akan berakhir musim ini. Kemarin mereka itu kasih selamat kepada kami yang lolos ke Liga 1 musim depan," jelasnya.
"Mereka juga kasih dukungan kepada kami (Bhayangkara FC). Jadi saya langsung respon untuk mengajak mereka, ayo kapan gabung ke Bhayangkara FC."
"Mereka bilang kalau memang rezeki pasti akan gabung. Lihat ke depan saja karena tentu saja ini akan buat Bhayangkara FC tambah kuat," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan