Suara.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir membongkar jumlah poin minimal yang dibutuhkan Timnas Indonesia untuk lolos langsung ke putaran final Piala Dunia 2026.
Hal itu disampaikan Erick Thohir saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) dengan Kemenpora dan Komisi X DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/3/2025).
Erick Thohir awalnya menjelaskan dalam cetak biru sepak bola Indonesia yang diserahkan PSSI ke FIFA, periode 2023-2028 merupakan fase pengembangan.
Sementara periode 2028-2034 adalah fase stabilitas dan 2034-2045 diharapkan sebagai fase golden era atau keemasan.
Meski demikian, PSSI menyebut Timnas Indonesia tetap berpeluang berprestasi dalam waktu dekat, salah satunya lolos ke Piala Dunia 2026.
"Kalau bisa dapat 7-9 poin di 4 laga sisa Grup C, kita bisa finis kedua. Ranking dua artinya lolos langsung ke Piala Dunia 2026," kata Erick Thohir dikutip Suara.com dalam tayangan langsung YouTube DPR RI, Rabu (5/3/2025).
Timnas Indonesia saat ini menduduki urutan ketiga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan koleksi enam poin dari enam laga.
Mereka hanya unggul selisih gol dari Arab Saudi, Bahrain, dan China di urutan empat hingga keenam.
Alhasil, Garuda masih belum dalam posisi aman untuk mewujudkan target lolos ke Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Dean James Ungkap Impiannya: Tujuan Utamanya Adalah...
Di empat laga terakhir Grup C, Timnas Indonesia akan menghadapi Australia dan Bahrain pada Maret, serta China dan Jepang pada Juni mendatang.
Andai gagal finis dua besar, Timnas Indonesia masih bisa mengharapkan finis empat besar guna melangkah ke putaran keempat dan kembali bersaing memperebutkan tempat ke putaran final Piala Dunia 2026.
"Tapi kalaupun ranking 3-4 kita punya kesempatan ke kualifikasi. ranking 1 nnya lolos ke Poala Dunia," kata Erick Thohir.
"Dari PSSI tak maksud melakukan sebuah mimpi yang hiperboola, ini nyata."
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
Terkini
-
Alasan Pelatih Keturunan Indonesia Cabut dari Tottenham Usai Kedatangan Igor Tudor
-
Legenda Real Madrid Buka Suara, Sentil Tingkah Kekanak-kanakan Vinicius Jr
-
2 Pemain Keturunan Indonesia Masuk Tim Terbaik Liga Belanda
-
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
-
Everton Ditekuk Manchester United, David Moyes Puji Setinggi Langit Senne Lammens
-
Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul
-
Lima Laga Tak Kebobolan, Ini Cara Joice Sorongan Ubah Mindset Kiper Kendal Tornado FC
-
Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions
-
Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini
-
Bruno Fernandes di Ambang Pecahkan Rekor 24 Tahun Ryan Giggs di Manchester United