Suara.com - Patrick Kluivert tidak memasukkan nama pemain Port FC, Asnawi Mangkualam ke daftar skuat Timnas Indonesia dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Asnawi Mangkualam menjadi salah satu pemain yang dicoret oleh Kluivert. Selain Asnawi, pelatih asal Belanda itu juga tak menyertakan pemain Persija Jakarta, Witan Sulaeman.
Tak dipanggilnya Asnawi ataupun Witan oleh Kluivert jadi sorotan banyak pihak. Bahkan salah satu media Korsel, Best Eleven menyebutkan bahwa Asnawi Mangkualam sebagai anak kesayangan Shin Tae-yong diabaikan oleh Kluivert.
"Pemain kesayangan Shin Tae-yong menghilang dari daftar pemain pertama yang diumumkan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Asnawi Mangkualam dijauhi pelatih Kluivert," ulas Best Eleven seperti dilansir Suara.com, Selasa (11/3).
Dalam ulasannya, Best Eleven menyebut bahwa tidak dipanggilnya Asnawi oleh Kluivert sebagai keputusan mengejutkan dan kontroversial.
Jika menilik dari perfomance Asnawi, ia sebenarnya cukup layak untuk dipanggil oleh Kluivert ke Timnas Indonesia.
Pasalnya eks pemain Ansan Greeners itu tampil konsisten di Liga Thailand bersama Port FC. Pemain 25 tahun itu sudah bermain sebanyak 22 caps dan mencetak 1 gol serta 1 assist.
Catatan ini lebih mengkilap dibandingkan Nathan Tjoe-A-On yang diketahui tak mendapat tempat di skuat utama Swansea dan hanya beberapa kali tampil di tim U-21 Swansea.
"Namun Asnawi tidak dipilih oleh pelatih Kluivert. Selain itu, Yacob Sayuri dan Witan Sulaeman yang bisa digunakan sebagai opsi serangan juga ditinggalkan," sebut media Korsel.
Baca Juga: 3 Pemain Langganan Timnas yang Tak Dipanggil Patrick Kluivert, Siapa Saja?
Pilihan Kluivert Tepat
Berbeda dengan media Korsel, media Belanda justru mengapresiasi nama-nama pemain yang dipanggil Kluivert untuk membela Timnas Indonesia.
Salah satu media asing di Belanda menyoroti pemain yang dipanggil Kluivert untuk membela Timnas Indonesia dalam lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
"Patrick Kluivert telah mengumumkan pra seleksi pertamanya sebagai pelatih nasional Indonesia. Ada 27 pemain yang memiliki kesempatan bermain pada periode internasional mendatang," ulas salah satu media Belanda, Voetbal International.
"Mantan pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional Belanda itu ternyata merupakan sosok ideal untuk membawa Indoneia ke Piala Dunia 2026," sambung media Belanda itu.
Dalam ulasannya media Belanda itu memiliki keyakinan atas pilihan pemain Kluivert untuk Timnas Indonesia. Salah satu pemain yang diulas ialah pemanggilan Ole Romeny.
Berita Terkait
-
3 Pemain Langganan Timnas yang Tak Dipanggil Patrick Kluivert, Siapa Saja?
-
Pelatih Belanda Tak Kaget Patrick Kluivert Kepincut dengan Septian Bagaskara
-
PSIS Semarang: Tak Dilirik Patrick Kluivert, Justru Sumbang Pemain ke Timnas Negara Lain
-
Debut Patrick Kluivert Depan Mata, Drakor Shin Tae-yong Muncul Lagi
-
Persib Nol! Daftar Klub Liga 1 Paling Banyak Sumbang Pemain ke Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard