Suara.com - Kevin Diks tak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah FC Copenhagen harus angkat kaki dari ajang Liga Konferensi Eropa 2024-2025.
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu mengakui kekalahan dari Chelsea di babak 16 besar menjadi momen yang berat baginya, terutama karena ini menjadi pertandingan terakhirnya di kompetisi Eropa bersama klub asal Denmark tersebut.
FC Copenhagen resmi tersingkir setelah takluk dari Chelsea dengan agregat 1-3 dalam dua leg pertandingan.
Pada leg kedua yang digelar di Stamford Bridge, London, Jumat (14/3/2025), klub berjuluk The Lions itu harus menerima kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah.
Kevin mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya memiliki peluang untuk mencetak gol, tetapi gagal memanfaatkannya secara maksimal.
Menurutnya, detail kecil dalam pertandingan seperti ini menjadi pembeda antara tim yang bisa melangkah lebih jauh dan yang harus tersingkir.
Ia juga menyoroti efektivitas permainan Chelsea yang mampu mengonversi setengah peluang menjadi gol.
Sementara itu, FC Copenhagen dinilai cukup solid dalam bertahan, tetapi kurang tajam dalam menyelesaikan peluang.
Hal inilah yang menurut Kevin menjadi alasan utama kegagalan timnya dalam laga tersebut.
Lebih dari sekadar kekalahan, Kevin juga merasakan kesedihan karena tidak bisa memberikan perpisahan manis kepada para pendukung FC Copenhagen.
Pemain berusia 28 tahun ini telah dipastikan akan meninggalkan klub pada akhir musim dan bergabung dengan Borussia Monchengladbach di Bundesliga Jerman.
Momen perpisahan di Stamford Bridge terasa begitu emosional baginya.
Melihat para suporter setelah peluit akhir berbunyi membuatnya semakin merasakan kepedihan tersingkirnya tim dari ajang Eropa.
“Agak emosional. Ketika saya melihat para penggemar di akhir, saya pikir, itu menyakitkan," kata dia dikutip dari Bold.
Kevin mengungkapkan harapannya agar bisa membawa FC Copenhagen melaju lebih jauh, bahkan hingga final, namun takdir berkata lain.
"Saya sudah mengalami banyak momen Eropa bersama FC Copenhagen, tetapi saat ini lebih menyakitkan karena kami tersingkir. Saya sungguh berharap kami akan melaju ke final,”
Dengan hasil ini, perjalanan FC Copenhagen di Liga Konferensi Eropa harus berakhir lebih cepat, sementara Kevin Diks bersiap memulai lembaran baru bersama klub barunya di Jerman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Wacana Riau Dimekarkan Bernama Riau Pesisir atau Provinsi Siak Indrapura
-
Amnesty Internasional: Korupsi Batu Bara 'Blackout' Langgar Hak Hidup Layak Masyarakat
-
Viral karena Nyungsep di Panggung Wisuda: Antara Niat Selfie dan Hilangnya Etika?
-
7 Moisturizer Ceramide Terbaik yang Nyaman Dipakai Pagi dan Malam
-
Suasana Batin Kelas Menengah: Gaji Numpang Lewat, Mau Hemat Tapi Makin Tak Selamat
-
9 HP Murah Baterai 6000 mAh, Awet Dipakai Seharian Mulai Rp1 Jutaan
-
Review Ride or Die: Sajikan Plot Twist Menarik tentang Pembunuh Bayaran
-
Mangrove Indonesia Terus Menyusut, Bagaimana Menjaganya agar Ekonomi Biru Tetap Tumbuh?
-
Pers Soloraya Protes Pernyataan 'Londo Ireng', Nilai Rugikan Profesi Wartawan
-
Pembahasan Terus Berjalan di Komisi III DPR, RUU Perampasan Aset Sudah Masuk Pembahasan Batang Tubuh