Suara.com - Gelandang Almere City, Thom Haye, mengaku beruntung bisa lebih cepat bergabung dengan Timnas Indonesia di Australia dibandingkan rekan-rekannya yang bermain di Eropa dan Amerika Serikat.
Keuntungan ini memberikan lebih banyak waktu bagi Thom Haye untuk beradaptasi sebelum laga penting melawan Australia.
Thom Haye dijadwalkan bertolak ke Sydney pada Sabtu (15/3), menempuh perjalanan udara sekitar 20 jam dari Belanda ke Australia.
Kepastian ini dipengaruhi oleh jadwal pertandingan Almere City, yang lebih awal dibandingkan klub-klub lainnya.
“Saya akan terbang 20 jam ke Sydney,” ungkap Thom Haye dalam podcast The Haye Way.
"Sekarang kami akan menjadi laga yang berat di Australia, tapi salah satu yang dinanti, saya tidak sabar main lawan Australia."
Keuntungan Adaptasi Lebih Lama
Keputusan Thom Haye untuk terbang lebih awal memberikan keunggulan tersendiri.
Pemain berusia 30 tahun ini menganggap tambahan satu atau dua hari sebelum pertandingan sebagai faktor positif dalam persiapannya.
Baca Juga: Mahar Rp 12 Miliar, Klub Prancis Mau Angkut Eliano Reijnders
Sementara itu, beberapa pemain Timnas Indonesia lainnya masih harus menjalani pertandingan bersama klub mereka sebelum bergabung dengan skuat Garuda.
Calvin Verdonk (NEC Nijmegen) dan Eliano Reijnders (PEC Zwolle) baru akan bermain pada Sabtu (15/3), sedangkan Jay Idzes (Venezia), Dean James (Go Ahead Eagles), serta Mees Hilgers (FC Twente) baru akan bertanding pada Minggu (16/3).
Hal serupa juga dialami Ole Romeny yang masih memiliki jadwal bersama Oxford United di Liga Inggris.
Tidak hanya pemain Indonesia yang harus menempuh perjalanan panjang, pemain Australia juga menghadapi kondisi serupa karena mayoritas dari mereka merumput di Eropa.
Hal ini membuat persiapan kedua tim memiliki tantangan yang hampir sama menjelang duel besar pada Kamis (20/3).
Fokus Tambahan Poin di Grup C
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo
-
Pernah Dipermalukan Timnas Indonesia, Curacao Cetak Sejarah Raih Poin Perdana di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Turki Tersingkir di Piala Dunia 2026, Arda Guler: Sedih dan Malu
-
Pernah Kalah dari Timnas Indonesia, Herve Renard Incar Kemenangan Lawan Jepang di Piala Dunia 2026