Suara.com - Antusiasme ditunjukkan bek Dean James usai mendapat panggilan perdana untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Pemain Go Ahead Eagles itu langsung terbang ke Sydney, Australia untuk menyusul rekan-rekannya jelang menghadapi lanjutan babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Berdasarkan jadwal, pasukan Garuda lebih dulu bertandang ke markas Australia. Kedua tim bakal bentrok di Sydney Football Stadium, Kamis (20/3/2025).
Usai dari Negeri Kanguru, Timnas Indonesia giliran menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, lima hari berselang.
Melalui unggahan di Instagram, James pun kini mengalihkan fokus untuk memberikan performa terbaik ke Timnas Indonesia.
"Waktunya memberikan segalanya untuk Garuda," tulisnya dilansir Suara.com, Senin (17/3/2025).
Sebelum terbang ke Australia, Dean James sempat bermain selama 74 menit ketika Go Ahead Eagles meraih kemenangan dengan skor tipis 1-0 ketika menjamu Willem II dalam lanjutan Liga Belanda di Stadion De Adelaarshorst, Deventer, Minggu (16/3) waktu setempat.
Pada pertandingan tersebut Go Ahead Eagles meraih kemenangan atas Willem II berkat gol semata wayang yang dicetak oleh Milan Smit ketika laga berjalan 83 menit.
Berkat kemenangan ini, Go Ahead Eagles masih berada di peringkat ketujuh klasemen sementara Liga Belanda dengan 44 poin dari 26 pertandingan, sedangkan Willem II menempati posisi 16 dengan 24 poin.
Baca Juga: Venue Australia vs Timnas Indonesia: Sydney Football Stadium Simpan Kenangan Buruk bagi Socceroos
Klub Dean James, Go Ahead Eagles juga cukup antusias dengan pemanggilan bek kirinya tersebut ke Timnas Indonesia.
"Dean James kini sudah resmi dipanggil ke Timnas Indonesia. Sukses Dean!," tulis unggahan akun Instagram klub @gaeagles.
Seperti diketahui, garis keturunan Dean James yang berasal dari kakek neneknya. Sang kakek bernama Johannes Everhard Adrianus Velthuis yang lahir di Semarang pada 11 April 1922.
Sementara sang nenek bernama Irene Johanna Vijsel yang lahir di Surabaya pada 9 Februari 1932.
Pada penampilan terbarunya, Dean mencetak satu gol untuk turut mengantar kemenangan Go Ahead Eagles atas NEC Nijmegen, tim yang dibela pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk, dengan skor akhir 3-2.
Sejak bergabung dengan Go Ahead Eagles pada Juli 2023, Dean kerap menjadi pilihan di skuad utama dengan 20 penampilan di Eredivisie dan empat penampilan di Piala KNVB (Koninklijke Nederlandse Voetbalbond).
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Sesuai Undertone Kulit agar Hasil Tidak Kusam
-
MBG Maju Kena Mundur Kena, Guru Besar UGM Nilai Prabowo Terjebak Program Amburadul
-
Bunga KPR Super Ringan! Wujudkan Rumah Impian di BRI Consumer Expo 2026
-
Bukan Sekadar Turunkan Gula Darah, Ini Tantangan Terberat Pasien Diabetes yang Sering Diabaikan
-
Mau Tampil Gentle? Intip 4 OOTD Dandy Smart Casual ala Kang Hoon
-
Pegadaian, Pupuk Indonesia, Pelindo dan Angkasa Pura Didorong untuk IPO
-
Prabowo Putuskan Gubernur BI Pekan Ini, Destry Damayanti Segera Dilantik?
-
Siapa Dokter Tamara Jasmine? Sosok yang Viral Usai Sindir Pasien BPJS Kesehatan
-
Bukan Sekadar Layanan, Ini Cara BRI Beri Penghormatan Spesial untuk Purnatugas
-
Misi Mandiri Teknologi, Kepala BRIN Targetkan Indonesia Tak Lagi Bergantung pada Chip Asing