Suara.com - Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes mengejutkan fans setelah kedapatan memberi instruksi kepada rekan-rekannya menggunakan bahasa Indonesia.
Momen itu terjadi di akhir babak kedua saat Timnas Indonesia cuma menyisakan sembilan pemain outfield lantaran Ricky Kambuaya harus ditandu keluar akibat kepalanya terkena bola.
Timnas Indonesia yang saat itu unggul 1-0 jelas terancam karena kekuarangan pemain, dan pelatih Patrick Kluivert sigap untuk merespons situasi tersebut.
Kluivert dari pinggir lapangan meminta Jay Idzes untuk memberikan informasi kepada rekan-rekannya bahwa bentuk formasi Garuda sementara berubah 5-3-1 untuk mengakomodir Kambuaya yang tengah menepi.
Idzes paham dengan pesan Kluivert, tetapi secara mengejutkan menyampaikan informasi itu kepada rekan-rekannya dengan menggunakan bahasa Indonesia.
"Lima, tiga, satu (5-3-1)," teriak Jay Idzes kepada rekan-rekannya.
Ricky Kambuaya pada akhirnya bisa kembali ke lapangan. Timnas Indonesia pun mempertahankan kemenangan dengan skor 1-0.
Kemenangan Timnas Indonesia atas Bahrain
Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan krusial dengan skor tipis 1-0 atas Bahrain dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Gol tunggal kemenangan skuad Garuda dicetak oleh Ole Romeny, striker Oxford United, yang kembali menunjukkan ketajamannya di lini depan.
Baca Juga: Rizky Ridho Disanjung Eks Penyerang Barcelona, Singgung Masa Depan
Pertandingan yang berlangsung sengit ini akhirnya diputuskan oleh gol Ole Romeny pada menit ke-24. Striker berusia 23 tahun tersebut sukses memanfaatkan umpan matang dari Marselino Ferdinan di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan akurat yang menjebol gawang Bahrain.
Gol ini menjadi yang kedua bagi Romeny dalam dua pertandingan bersama Timnas Indonesia, membuktikan perannya sebagai ujung tombak andalan.
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, mengungkapkan kebanggaannya atas performa anak asuhnya dalam laga ini. Menurutnya, kemenangan ini layak diraih dan seharusnya Indonesia bisa mencetak lebih banyak gol mengingat banyaknya peluang yang diciptakan sepanjang pertandingan.
"Kami sangat senang dengan hasil ini. Tim layak menang, tetapi kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol melihat peluang yang ada," ujar Kluivert dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
"Kami sangat senang dengan hasil ini. Tim layak menang, tetapi kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol melihat peluang yang ada," ujar Kluivert dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Sebelum laga ini, Timnas Indonesia berada dalam tekanan besar usai kekalahan telak 1-5 dari Australia pada Kamis (20/3/2025). Debut Kluivert sebagai pelatih sempat menjadi sorotan setelah hasil tersebut, sehingga kemenangan atas Bahrain menjadi momentum kebangkitan bagi skuad Merah Putih.
Berita Terkait
-
Pakar Sepak Bola Belanda: Alex Pastoor Pelatih Timnas Indonesia yang Asli
-
Jersey Marselino Ferdinan untuk Fans Cilik Dibawa Kabur, Pelaku Auto Buron Dicari Warganet
-
2 Pemain Gagal Debut di Timnas Indonesia, Tak Main Lawan Australia dan Bahrain
-
Statistik 11 Pemain Timnas Indonesia vs Bahrain, Ole Romeny Paling Bersinar
-
Pelatih Bahrain Dipecat Usai Mulut Besarnya Dibungkam Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan