Namun ada juga yang merasa jika Timnas Indonesia harus diisi oleh pemain yang semuanya asli Indonesia.
"Bisa nggak sih murni Indonesia semua," tulis akun @zaddey201.
Adapula akun @mhafis_ yang secara terang-terangan menyebut Indonesia sebagai negara lawan karena naturalisasi.
"Team bola X, team penjajah (emotikon centang), konoha lawak," tulisnya.
Atau akun @septiannpt_ yang menilai Indonesia kembali dijajah tidak hanya untuk rempah-rempah.
"Belanda kembali menjajah, tidak cukup hanya rempah-rempah," tulisnya.
Cukup miris dengan komentar miring terhadap Timnas Indonesia, di saat skuad Garuda berjuang keras menuju Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia bersama para pemain keturunan sedang berusaha mewujudkan mimpi masyarakat Tanah Air.
Yang seharusnya dan sudah sepantasnya mendapatkan dukungan penuh dari publik Indonesia.
Baca Juga: Peluh Keringat Bela Timnas Indonesia Kini Kevin Diks Jalani Partai Hidup Mati
Pertandingan Penting Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026
Terlepas dari itu, Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga krusial dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Juni mendatang. Timnas Indonesia akan bertemu dengan China dan Jepang dalam dua pertandingan penting tersebut.
Pada 5 Juni, Indonesia akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Lima hari kemudian, tim asuhan Patrick Kluivert akan melawan Jepang dalam laga tandang.
Kemenangan atas China sangat vital untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya. Timnas Indonesia diharapkan dapat meraih tiga poin, mengingat kualitas pemain yang dimiliki serta dukungan besar dari suporter setia.
Sementara itu, dalam pertandingan melawan Jepang, hasil imbang menjadi target yang diinginkan meskipun hal ini sangat menantang mengingat perbedaan kualitas kedua tim.
Dengan demikian, para pemain diharapkan dapat tampil dalam kondisi terbaik dan bebas cedera, serta memanfaatkan kepercayaan diri untuk memberikan penampilan terbaik di tim masing-masing.
Klasemen Sementara Grup C
Klasemen sementara Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia menunjukkan persaingan yang semakin ketat. Jepang saat ini menjadi tim pertama yang memastikan tempat di Piala Dunia 2026, memimpin klasemen dengan 20 poin dari 8 pertandingan.
Australia berada di posisi kedua dengan 13 poin, namun mereka tetap harus waspada karena Arab Saudi yang berada di posisi ketiga dengan 10 poin, terus mengancam.
Timnas Indonesia mengumpulkan 9 poin dan berada di posisi keempat. Meski berada di luar zona aman, peluang Indonesia untuk finis di posisi kedua masih terbuka lebar, tergantung pada hasil yang diraih oleh tim-tim di atas mereka pada dua laga terakhir.
Bahrain ada di posisi kelima, sementara China terperosok di dasar klasemen dengan 6 poin dari 8 pertandingan.
Meskipun China dan Bahrain berada di posisi terbawah, kedua tim ini masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka, namun semuanya bergantung pada hasil dua pertandingan terakhir mereka serta kegagalan tim-tim di atas mereka untuk meraih poin penuh.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Peluh Keringat Bela Timnas Indonesia Kini Kevin Diks Jalani Partai Hidup Mati
-
Sisi Lain Patrick Kluivert Diumbar Ole Romeny: Dia Paham Apa Itu Kebebasan
-
Kata Jay Idzes Soal Jadi Orang Indonesia Pertama yang Cetak Gol di Serie A Italia
-
Bak Rizky Ridho di Timnas Indonesia, Jay Idzes Jadi Pemain Depan di Venezia
-
Ole Romeny Ngebet Bisa Bahasa Indonesia: Ingin Menunjukkan Rasa Hormat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Usai Tersandung Kasus Korupsi, BGN Gandeng Kejagung Kawal Tata Kelola MBG
-
Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?
-
Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong
-
Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA
-
Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru
-
Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun
-
Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi
-
Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi
-
Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru
-
Pascabanjir Batang Toru, UI Dorong Pembangunan Kawasan Pegunungan Berbasis Sains