Suara.com - Kabar duka datang dari sepak bola Indonesia.
Legenda Persebaya Surabaya, Putut Wijanarko dikabarkan meninggal dunia, Selasa (1/4/2025).
Kabar itu didapatkan Suara.com melalui info yang tersebar di Whatsapp Grup Bola Indonesia.
"Assalamualaikum. Innalillahi wainnalillahi rojiun, telah berpulang ke rahmatullaallah cak Putut Wijanarko. Mugi-mugi husnul hotimah. Amiin ya robbal alamin," tulis kabar tersebut.
Salah satu rekan Putut, Ansori membenarkan kabar tersebut.
"Meninggal hari ini di Jember," tambahnya.
Selain Persebaya, Putut pernah memperkuat Mitra Surabaya dan menjadi kapten di klub yang kemudian beralih menjadi Mitra Kukar.
Pria kelahiran Surabaya, 27 Januari 1969 ini terkenal sukses mengantarkan sejumlah klub promosi saat menjadi pelatih.
Sebut saja Persipro Probolinggo yang lolos dari Divisi I ke Divisi Utama pada 2008, Persid Jember yang promosi dari Divisi I ke Divisi Utama pada 2010.
Baca Juga: Ariel Tatum Bagikan Kabar Duka: Tidak Pernah Merasakan Sakit Macam ini..
Lalu Persinga Ngawi lolos dari Divisi I ke Divisi Utama pada 2013, Persibas Banyumas yang naik kasta pada 2014-2015. Dia juga sempat membawa Persinga Ngawi ke babak 16 besar nasional Liga 3.
Februari silam, legenda Persebaya Surabaya sekaligus eks pemain Timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro meninggal dunia.
Bejo menghembuskan nafas terakhir, Selasa (25/2/2025) sore.
Leganda Persebaya itu menghembuskan nafas terakhirnya usai fun football di Lapangan SIER, Surabaya.
Corporate Secretary PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) Jefri Ikhwan membenarkan meninggalnya Bejo Sugiantoro.
Dia mengatakan, mantan bek Persebaya itu meninggal dunia setelah tidak sadarkan diri di Lapangan Sepak Bola SIER Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar