Suara.com - Direktur Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA), Theodore Giannikos, hadir di Tanah Air untuk memantau langsung transformasi BRI Liga 1 di Indonesia.
Kabar ini diumumkan oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melalui akun media sosialnya di Jakarta, Sabtu (12/4/2025).
"Theodore hadir untuk mengecek progres transformasi Liga 1 Indonesia," tulis Erick Thohir, dilansir dari Antara.
Erick mengungkapkan Theodore menyaksikan langsung laga Persija melawan Persebaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu malam.
Menurutnya, Theodore juga melakukan pembandingan dengan liga lain di Asia Tenggara.
Mengenai transformasi liga, Erick sebelumnya menegaskan komitmen PSSI untuk mentransformasi liga Indonesia menuju liga berkualitas terbaik di Asia Tenggara dan Asia.
Dia menandaskan akan terus membersihkan liga dari praktik tidak profesional seperti pengaturan hasil pertandingan untuk menguntungkan pihak tertentu (match fixing).
Pembenahan aspek perwasitan juga dilakukan melalui pemberian pelatihan dengan standar Asian Football Confederation (AFC) dan FIFA.
Dalam setiap pertandingan, kata Erick, pengelola liga telah menerapkan teknologi VAR (Video Assistant Referee).
Baca Juga: Performa Gemilang Rayhan Hannan, Kode Keras untuk Gerald Vanenburg?
PSSI juga mendorong liga agar menerapkan lisensi klub dan mendapatkan banyak tambahan sponsorship. Erick menegaskan semua dukungan itu telah berkontribusi untuk bagusnya liga dan klub.
Erick Thohir Ingin Liga Indonesia Jadi yang Terbaik Kedua di Asia Tenggara
Sebelumnya, Erick Thohir mengungkapkan harapannya menjelang bergulirnya BRI Liga 1 2023/2024. Ia ingin kompetisi sepak bola Tanah Air menjadi yang terbaik kedua di Asia Tenggara.
Erick menilai sejumlah peraturan liga pada musim yang baru harus dapat menjadi pemicu agar kualitas Liga 1 makin terangkat.
"Target utamanya menaikkan mutu Liga kita agar levelnya naik di Asia dan ASEAN," ujar Erick Thohir, Selasa (6/8/2024), dilansir dari Antara.
"Tidak hanya itu, kompetisi yang aman dan nyaman bagi penonton tetap menjadi prioritas di setiap musim baru liga," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Performa Gemilang Rayhan Hannan, Kode Keras untuk Gerald Vanenburg?
-
Kena Tekel Bek Persebaya, Bentuk Kaki Witan Sulaeman Jadi Beda Sebelah
-
Jabat Tangan Erick Thohir dengan Bos Baru Shin Tae-yong, Ada Apa?
-
Drawing Liga 4 Tuai Kontroversi, Erick Thohir Minta Pengundian Ulang
-
Kena Begal Slavko Damjanovic, Nasib Witan Sulaeman Bikin Was-wass
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim