Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17 yang juga asisten Shin Tae-yong alias STY merasa passing anak asuhannya masih berantakan sehingga perlu diperbaiki jelang menghadapi Korea Utara di babak delapan besar Piala Asia U-17 2025, Senin (15/4/2025). Itu merupakan salah satu bahan evaluasi Zahaby Gholy dan kawan-kawan untuk melawan Korut.
Padahal, di babak Grup C Timnas Indonesia U-17 tampil begitu sempurna. Korea Selatan (1-0), Yaman (4-1), dan Afghanistan (2-0) sukses dikalahkan hingga meraih 9 poin.
Timnas Indonesia U-17 juga cuma kebobolan satu gol di pertandingan tersebut. Produktivitas Garuda Muda dalam hal membobol gawang lawan sepanjang fase grup juga terbilang sangat baik.
Meski begitu, Nova Arianto melihat Timnas Indonesia U-17 belum sempurna. Ada beberapa hal yang menjadi perhatiannya buat diperbaiki.
Salah satu yang disorotnya adalah permasalahan passing. Ia merasa anak asuhannya masih terlalu sering terburu-buru hingga salah membuat keputusan ketika melakukan umpan.
"Evaluasi memang sudah kita lakukan. Kita bisa melihat dari konsen saya terutama masih masalah passing, masalah mengambil keputusan di lapangan," kata Nova Arianto dalam keterangan yang diterima Suara.com
"Karena kita bisa lihat disaat kita lawan Afghanistan, banyak keputusan-keputusan pemain yang terlambat dalam mengambil keputusan, termasuk dalam mengantisipasi bola, kapan dia harus shooting, kapan dia harus mengoper bola," jelasnya.
Lebih lanjut, Nova mengakui kebugaran pemain juga menjadi perhatian. Meski persiapan menghadapi Korea Utara memiliki waktu persiapan yang cukup, kondisi pemain tidak fit 100 persen.
Sebab, Zahaby Gholy dan kawan-kawan baru saja melakoni duel pada di fase grup dengan jeda pertandingan singkat. Ia berharap mental bertanding pemain bisa mengalahkan kelelahan pemain.
Baca Juga: Breakingnews! Kevin Diks Cedera
"Kebugaran bersyukurnya kita kemarin bisa lebih satu hari yang mempunyai istirahat yang lebih banyak daripada Korea Utara. Tetapi situasinya kan di kompetisi yang dengan jadwalnya seperti ini, kita tidak bisa yang bergantung dengan recovery kita yang sangat baik," ucapnya.
"Tapi bagaimana kita melihat kesiapan mental pemain, bagaimana mereka bisa lebih siap lagi nanti di pertandingan lawan Korea Utara," pungkas mantan pemain Persib bandung itu.
Timnas Indonesia U-17 Mentereng di Fase Grup
Gelombang baru sepak bola Indonesia kembali menarik perhatian. Lewat ajang Piala Asia U-17 2025, generasi muda yang tergabung dalam Timnas Indonesia U-17 menunjukkan bahwa masa depan sepak bola Tanah Air tengah memasuki era kebangkitan.
Tak hanya sekadar lolos fase grup, mereka melakukannya dengan cara yang luar biasa—menyapu bersih semua laga sebagai pemuncak Grup C. Tiga kemenangan meyakinkan menjadi bukti kualitas dan mentalitas tim muda ini.
Mereka membuka perjalanan dengan kemenangan tipis tapi penting atas Korea Utara (1-0), lalu menunjukkan ketajaman lini serang saat menundukkan Yaman 4-1, sebelum akhirnya menutup fase grup dengan kemenangan 2-0 atas Afganistan.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan