Sedangkan Saddil Ramdani, pemain berusia 26 tahun ini juga bisa bermain di beberapa posisi, yakni sayap kiri dan kanan serta gelandang serang.
Menurut Kukuh, posisi Saddil Ramdani cukup dibutuhkan oleh skuat Maung Bandung, lantaran melihat musim ini Persib tidak banyak memiliki stok sayap terutama di kiri.
"Kalau Saddil Ramdani untuk di posisi sayap, jadi ideal di posisi sayap dan dia juga pemain terbaik di Malaysia, menurut saya memang bisa menutup kelemahan Persib," ujarnya.
"Musim ini kan sayapnya Persib kurang, kedalaman sayapnya kurang, karena banyaknya pemain yang cedera, ada beberapa pemain tapi masih belum konsisten mainnya," katanya.
Sehingga, jika Saddil Ramdani bergabung dengan Persib, diharapakan pada musim depan sektor sayap kiri Persib bisa semakin kuat.
"Jadi memang kebutuhan pemain sayap itu sangat dibutuhkan, mudah-mudahan memang bisa mempertahankan tren positif untuk musim ke depan," harapannya.
Meski demikian, sebagai Bobotoh Kukuh merasa optimis, selama masih ditangani oleh Bojan Hodak, siapapun pemain yang direkrut skuat Maung Bandung bisa tampil maksimal.
Hal itu berkaca selama Persib ditangani oleh Bojan Hodak, meski skuat Maung Bandung jarang tampil full skuat karena banyak yang cedera atau akumulasi kartu, namun masih bisa berprestasi.
Pada kompetisi BRI Liga 1 2023/2024, Bojan berhasil membawa Persib meraih gelar juara dan musim skuat Maung Bandung kokoh di puncak klasemen sementara.
Baca Juga: Bojan Hodak Sebut Bali United Kerap Repotkan Persib, Rekor H2H Jadi Bukti
"Tapi sih kalau mau saya mah siapapun pemain yang merapat ke Persib di musim depan selama pelatihnya Bojan Hodak saya tetap optimis," pungkasnya.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Sebut Bali United Kerap Repotkan Persib, Rekor H2H Jadi Bukti
-
Jordi Amat Resmi ke Persib? Manajemen Sampai Kontak Legenda Belanda
-
Dihadiri Bintang Persib Marc Klok, Mills Launching Fall Winter 2025
-
Tak Cuma Saddil dan Jordi Amat, Bos Persib Akui Komunikasi dengan Jay Idzes dan Ragnar Oratmangoen
-
BRI Liga 1: Kans Persib Bandung Samai Rekor Back to Back Juara Bali United
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi