Suara.com - Gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, kembali menjadi bahan perbincangan di jagat sepak bola Eropa, khususnya di Belanda. Aksi kontroversialnya saat menghadapi mantan klubnya, SC Heerenveen, dalam laga lanjutan Eredivisie 2024/2025 menuai reaksi tajam dari pengamat sepak bola asal Belanda, Roelof de Vries.
Meski dikenal sebagai pemain cerdas dan teknis tinggi, bahkan mendapat julukan "Profesor" karena kemampuannya mengatur permainan, Thom Haye justru dianggap melakukan tindakan yang dinilai tidak bijak saat kembali ke Stadion Abe Lenstra.
Julukan "Profesor" yang melekat padanya bukanlah sekadar kiasan. Thom Haye telah lama dikenal sebagai playmaker yang mampu membaca permainan dengan baik.
Gaya bermainnya yang taktis serta tenang menjadi nilai tambah di setiap klub yang ia bela, termasuk saat memperkuat Timnas Indonesia di berbagai pertandingan internasional.
Namun, kecerdasannya di lapangan justru dibayangi oleh tindakannya yang kontroversial saat Almere City bertemu SC Heerenveen.
Dalam laga tersebut, Thom Haye melakukan gestur tangan yang terkesan menyuruh para pendukung tuan rumah untuk diam. Aksi ini sontak menyulut kemarahan fans Heerenveen yang selama ini dikenal sangat loyal dan vokal.
Roelof de Vries, dalam podcast Sportcast, menilai bahwa tindakan Thom Haye tersebut merupakan kesalahan besar. Menurutnya, bukan kali ini saja Thom Haye berseteru dengan pendukung Heerenveen.
Sejak musim lalu, hubungan antara pemain berdarah Indonesia itu dengan fans klub tersebut memang sudah tidak harmonis.
“Di akhir musim (2023/2024), Heerenveen harus memainkan satu pertandingan lagi melawan Sparta. Pertandingan itu tidak ada gunanya, jadi Haye tidak ingin bermain,” cetus Roelof de Vries.
Baca Juga: Thom Haye Dihancurkan Mantan Sendiri, Hasil SC Heerenveen vs Almere City Liga Belanda
“Ia (Thom Haye) tidak menyukainya. Publik menyalahkannya karena mereka berkata: ‘Anda dibayar, Anda hanya perlu bermain sepak bola',” tambahnya, dikutip dari sumber yang sama.
Situasi memanas bermula dari keputusan Thom Haye yang menolak bermain dalam laga terakhir Heerenveen pada musim 2023/2024.
Laga tersebut memang tidak lagi menentukan, namun keputusan sang pemain untuk tidak tampil dianggap sebagai bentuk ketidakprofesionalan oleh sebagian besar fans.
Kejadian tersebut membuat sebagian suporter kehilangan simpati dan mulai menunjukkan ketidaksukaan secara terbuka.
Ketika musim baru berjalan, dan Almere City harus bertandang ke markas Heerenveen, atmosfer panas pun tak bisa dihindari.
Thom Haye yang tampil sejak menit awal mendapat sorakan keras dari tribun. Alih-alih meredakan ketegangan, ia justru merespons dengan isyarat membungkam penonton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga