Meshaal Hamzah, bek muda yang memperkuat Timnas U-20, baru mencatat satu kali penampilan bersama Nakhonpathom United sepanjang musim.
Durasi bermainnya hanya 12 menit, menunjukkan bahwa ia masih harus bekerja keras dan membuktikan diri di sesi latihan demi mendapatkan kepercayaan lebih dari pelatih.
Situasi lebih berat dialami Ronaldo Kwateh. Setelah direkrut oleh Muangthong United, ia hanya sempat bermain selama 25 menit sebelum akhirnya dipinjamkan ke Mahasarakham FC.
Sayangnya, cedera meniskus membuatnya belum bisa kembali ke lapangan hingga kini. Perjuangan Ronaldo kini lebih berat karena harus memulihkan diri sambil menjaga mental untuk kembali bangkit di kemudian hari.
Fenomena meningkatnya jumlah pemain Indonesia di Liga Thailand menjadi indikator bahwa sepak bola Tanah Air mulai dilirik dan dianggap punya potensi.
Meski belum semua pemain berhasil menembus starting eleven secara rutin, proses ini tetap menjadi bagian dari perkembangan yang harus dihargai.
Kompetisi ketat di luar negeri sejatinya adalah tantangan yang membentuk mental dan kualitas individu para pemain.
Konsistensi Asnawi Mangkualam yang kini jadi sorotan bisa menjadi motivasi bagi rekan-rekan setimnya, baik di Liga Thailand maupun yang masih bermain di Liga 1 Indonesia.
Kesuksesan di luar negeri bukan hal mustahil jika dibarengi dengan kerja keras, adaptasi cepat, dan komitmen tinggi. Ke depan, diharapkan lebih banyak pemain muda Indonesia yang mampu menembus liga-liga Asia hingga Eropa.
Baca Juga: Bhayangkara FC Mau Rekrut Pemain Lampung, Arkhan Kaka dan Bintang Timnas Indonesia U-17 Bisa Merapat
Dengan berbagai kisah yang mewarnai perjalanan pemain Indonesia di Liga Thailand, jelas bahwa setiap perjalanan punya cerita tersendiri.
Dari yang bersinar hingga yang sedang berjuang, semuanya menjadi bagian dari proses besar untuk meningkatkan level sepak bola Indonesia secara keseluruhan.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?