2. Pascal Struijk
Pascal Struijk adalah salah satu pemain keturunan Indonesia yang kualitasnya tidak diragukan. Saat ini, ia membela Leeds United di Inggris dan memiliki posisi yang cukup penting di klub tersebut.
Namanya bahkan sudah lama dikaitkan dengan wacana memperkuat Timnas Indonesia.
Namun hingga saat ini, proses naturalisasi Pascal belum juga bergulir secara resmi. Bukan karena dokumen atau administrasi, melainkan karena pilihan pribadi sang pemain.
Pascal diketahui masih berharap mendapatkan kesempatan membela timnas Belanda, De Oranje.
Peluang itu dianggapnya masih terbuka lebar, dan ia belum ingin mengambil keputusan besar dengan mengganti status kewarganegaraan.
Situasi ini membuat PSSI maupun publik Indonesia tidak bisa berbuat banyak, sebab keputusan akhir tetap berada di tangan sang pemain.
3. Miliano Jonathans
Pemain muda berbakat lainnya yang sempat dikaitkan dengan naturalisasi adalah Miliano Jonathans.
Baca Juga: 3 Pemain Keturunan Berpotensi Debut Main di GBK Lawan China dan Jepang Juni 2025
Ia disebut-sebut sebagai pemain keturunan Indonesia dengan potensi besar dan kualitas yang mumpuni.
Sayangnya, nasib Miliano tak kalah rumit. Hingga kini, belum ada kejelasan apakah dirinya benar-benar bersedia menjalani proses naturalisasi dan memperkuat Timnas Indonesia.
Ketidakpastian ini membuat posisinya seperti menggantung. Tidak ada pernyataan resmi dari pihak pemain, dan tidak ada perkembangan konkret dari federasi.
Akibatnya, proses yang sudah mulai dibicarakan sejak lama ini pun terhenti begitu saja.
Fenomena pemain keturunan yang proses naturalisasinya tertahan ini menjadi pengingat bahwa membangun tim nasional bukan hanya soal teknik dan taktik, tapi juga soal strategi kebijakan dan manajemen yang berkelanjutan.
Diperlukan sinergi dan transparansi agar potensi para pemain ini tidak terbuang sia-sia.
Masyarakat sepak bola Indonesia tentu berharap, ke depan proses naturalisasi bisa berjalan lebih lancar, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan nyata tim nasional. S
ebab, pada akhirnya, yang paling diinginkan adalah melihat Garuda terbang tinggi di kancah dunia dengan kekuatan terbaik yang dimilikinya.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
3 Pemain Keturunan Berpotensi Debut Main di GBK Lawan China dan Jepang Juni 2025
-
Jadi Pengangguran, Statistik Shayne Pattynama Selama di KAS Eupen
-
1 Detik Setelah Pascal Struijk Naturalisasi, Harga Pasar Timnas Indonesia Termahal ke-4 di Asia
-
Makin Parah! Satu-satunya Bintang Vietnam di ASEAN All Stars Juga Dilarang Bergabung
-
Media Asing: Timnas Indonesia Bukan Ancaman Jepang Selama Bergantung Naturalisasi
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar