Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Eliano Reijnders, kembali mencuri perhatian di kancah Eredivisie Belanda. Dalam laga pekan ke-33 antara PEC Zwolle dan Willem II Tilburg pada Kamis (15/5) dini hari WIB, Reijnders mencetak gol spektakuler yang menjadi penentu kemenangan timnya.
Momen tersebut tak hanya membawa Zwolle mengamankan tiga poin penting, tapi juga memperkuat peluangnya untuk dipanggil menggantikan Marselino Ferdinan di timnas Indonesia.
Bertanding di kandang Willem II, PEC Zwolle tampil solid sejak awal. Younes Namli membuka keunggulan tim tamu lewat gol di menit ke-26, membawa Zwolle unggul 1-0 hingga turun minum.
Namun, intensitas laga meningkat di babak kedua, dan tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan lewat Jesse Bosch pada menit ke-72.
Hanya tujuh menit berselang, Eliano Reijnders menciptakan momen magis.
Menerima bola di sisi kanan, ia menggiring bola melewati satu pemain bertahan Willem II, sebelum melepas tembakan akurat ke gawang Thomas Didillon-Hodl.
Gol indah ini menjadi yang pertama bagi Reijnders di musim Eredivisie 2024/2025, setelah 20 penampilan tanpa gol sebelumnya.
Skor 2-1 bertahan hingga laga usai, memastikan kemenangan penting bagi PEC Zwolle sekaligus mengangkat posisi mereka ke peringkat 13 klasemen sementara.
Hasil ini juga menjamin mereka lolos dari ancaman degradasi dengan satu laga tersisa musim ini.
Baca Juga: Mantap! Eliano Reijnders Cetak Gol Bersejarah di Liga Belanda
Performa Konsisten Jelang FIFA Matchday
Penampilan impresif Eliano Reijnders datang di saat yang tepat. Dengan FIFA Matchday mendekat pada Juni mendatang, laga-laga terakhir Eredivisie menjadi ajang pembuktian bagi para pemain yang ingin masuk dalam skuad Garuda.
Reijnders sendiri diprediksi tetap menjadi bagian dari rencana pelatih Patrick Kluivert dalam dua laga krusial kualifikasi Piala Dunia 2026 kontra Jepang dan Tiongkok.
Dan gol yang ia cetak ke gawang Willem II bisa menjadi sinyal kuat bahwa dirinya siap mengemban tanggung jawab lebih besar.
Bisa Jadi Solusi Kehilangan Marselino
Timnas Indonesia dipastikan tidak bisa diperkuat Marselino Ferdinan dalam laga melawan Tiongkok pada 5 Juni mendatang akibat akumulasi kartu.
Situasi ini membuka peluang bagi pemain lain untuk mengisi kekosongan di lini tengah. Dan Eliano Reijnders muncul sebagai kandidat kuat.
Dengan kemampuannya bermain di berbagai posisi – mulai dari fullback, gelandang serang, hingga sayap – Reijnders memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan pelatih.
Golnya ke gawang Willem II menunjukkan bukan hanya skill individu, tapi juga insting tajam dalam menyerang.
Eliano memperlihatkan ketenangan dan ketajaman ketika menyambut umpan terobosan, menggiring bola dengan percaya diri, mengecoh bek lawan, lalu melepaskan tembakan yang tak mampu dibendung kiper lawan.
Itu adalah kualitas yang dibutuhkan untuk mengisi peran kreatif yang biasa dimainkan Marselino.
Meski demikian, jalan Reijnders untuk menembus tim utama timnas Indonesia tentu tidak mudah.
Ia harus bersaing dengan nama-nama lain seperti Ragnar Oratmangoen, Egy Maulana Vikri, dan Rafael Struick.
Nama-nama tersebut juga tampil reguler bersama klub mereka masing-masing dan punya pengalaman bersama skuad Garuda.
Namun, performa Reijnders di akhir musim bisa menjadi pembeda. Terlebih, Kluivert dan tim kepelatihan tentu tengah mengamati performa terakhir para pemain menjelang pemusatan latihan dan FIFA Matchday.
Satu laga tersisa akan menjadi ujian terakhir Reijnders bersama PEC Zwolle musim ini. Mereka akan menjamu Groningen pada Minggu (18/5) mendatang di MAC³PARK Stadion.
Laga ini bisa menentukan apakah Zwolle lolos ke babak playoff demi tiket ke kompetisi Eropa musim depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!