Suara.com - Tottenham Hotspur mendapat kabar buruk menjelang laga final Liga Europa melawan Manchester United yang akan digelar Rabu (21/5/2025) pekan depan di Bilbao.
Hal itu setelah gelandang andalan Dejan Kulusevski dipastikan absen akibat cedera lutut.
Dalam pernyataan resminya, Tottenham mengonfirmasi Kulusevski mengalami cedera pada tempurung lutut kanan saat pertandingan Liga Inggris melawan Crystal Palace akhir pekan lalu ketika Spurs takluk 0-2 di kandang sendiri.
"Setelah berkonsultasi lebih lanjut dengan spesialis, sang gelandang menjalani operasi hari ini (Rabu) dan akan segera memulai program pemulihan bersama tim medis kami," tulis Spurs.
Kulusevski menjadi salah satu pilar penting Tottenham musim ini dengan torehan 10 gol dan 11 assist dari 50 penampilan dalam semua kompetisi.
Pemain timnas Swedia itu juga selalu tampil penuh dalam tiga pertemuan terakhir melawan Manchester United musim ini yang semuanya dimenangkan oleh Spurs, dan mencetak gol dalam dua laga di antaranya, yakni saat menang 3-0 di Old Trafford dan menang 4-3 dalam Piala Liga.
Absennya Kulusevski memperparah krisis lini tengah Spurs, menyusul cedera yang menimpa James Maddison saat semifinal leg pertama Liga Europa melawan Bodo/Glimt.
Selain itu, Lucas Bergvall juga diperkirakan absen hingga akhir musim ini akibat cedera ligamen pergelangan kaki pada laga yang sama.
Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih Ange Postecoglou dalam menyusun lini tengah untuk laga final mendatang, walau masih tersedia Rodrigo Bentancur, Yves Bissouma, Archie Gray, dan Pape Matar Sarr.
Baca Juga: Sudah Sepi Peminat, Laga ASEAN All Stars Bisa Makin Tak Menjual Jika MU Lakukan Hal Ini
Sebaliknya, striker bintang Son Heung-min memberi sedikit harapan bagi Tottenham setelah pulih dari cedera saat melawan Palace.
Namun, kekuatan Spurs dipastikan berkurang tanpa kehadiran Kulusevski yang selama ini menjadi motor serangan tim.
Tottenham akan menghadapi Manchester United dalam final Liga Europa di San Mames, Bilbao, Spanyol, dengan harapan meraih trofi pertamanya sejak 2008.
Sementara Manchester United juga berambisi sama mengangkat trofi sebagai obat untuk musim yang buruk di Liga Inggris.
Di sisi lain, pelatih Manchester United Ruben Amorim mengonfirmasi sejumlah pemain yang tengah mengalami cedera sedang bekerja keras untuk bisa tampil melawan Tottenham Hotspur.
"Saya belum tahu apakah mereka akan tersedia," ujar Amorim seperti dikutip laman resmi klub ini pada Kamis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Prancis Dapat Kabar Buruk! Tchouameni Absen Lawan Paraguay Buntut Cedera Paha
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Prancis vs Paraguay: Les Bleus Tak Hanya Lawan Albirroja, tapi Juga Suhu 38 Derajat
-
Hasil Piala Dunia 2026: Sontekan Maut Jhon Arias Bawa Kolombia Singkirkan Ghana
-
Argentina Salahkan Lapangan usai Susah Payah Kalahkan Tanjung Verde
-
Pelatih Tanjung Verde Bangga Hiu Biru Bikin Argentina Susah Payah di Piala Dunia 2026
-
Robi Darwis Bongkar Alasan Tinggalkan Persib demi Arema FC
-
Lionel Messi Cetak 3 Rekor Gila saat Bantu Argentina Singkirkan Tanjung Verde
-
Cristiano Ronaldo Punya Pelatih Baru di Al Nassr
-
Cristiano Ronaldo Buka Suara soal Pensiun, Masa Depan Ditentukan usai Piala Dunia 2026