Suara.com - Pelatih berkebangsaan Malaysia, Ong Kim Swee buka suara terkait dengan wacana 11 pemain asing di kompetisi Liga 1 musim depan.
Seperti diketahui, PT Liga Indonesia Baru (LIB) melempar wacana penambahan kuota pemain asing.
Nantinya dari 11 pemain asing itu, nantinya hanya delapan legiun saja yang bisa bermain di lapangan, tiga sisanya di bangku cadangan.
Langkah ini disebut sebagai penyesuaian terhadap regulasi terbaru yang dikeluarkan AFC.
Ong Kim Swee memaparkan, regulasi 11 pemain asing perlu dikaji secara matang dan harus dilihat dari berbagai aspek.
Menurutnya, mendatangkan 11 pemain asing bukan perkara yang mudah, mengingat klub butuh biaya yang cukup besar.
"Terutama dari segi keuangan ya. Tapi -klub yang memiliki keuangan yang cukup stabil pasti akan mengambil pemain-pemain asing untuk memenuhi kuota," kata Ong Kim Swee, Selasa (20/5/2025)..
Mantan pelatih Timnas Malaysia U-23 itu menilai, kehadiran pemain asing seharusnya membawa dampak positif bagi peningkatan level kompetisi, bukan hanya memenuhi kuota.
"Saya percaya 11 atau 15 pemain sekalipun, kita harus memilih pemain asing yang berkualitas. Itu penting untuk memastikan kualitas liga bertambah baik dan juga harus tidak melupakan kuota untuk pemain lokal, ini penting karena mereka ini membuktikan sesuatu," tambah pelatih Persis Solo tersebut.
Baca Juga: Alih-alih ke Eropa, Ramadhan Sananta Malah Gabung Klub Brunei Darussalam
Sebelumnya, Persib Bandung melalui CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan pun memberikan respon mengenai penambahan kuota pemain asing pada kompetisi musim depan.
Adhitia menyatakan Persib bersikap terbuka dan mendukung penuh setiap langkah yang diambil oleh operator maupun regulator kompetisi sepak bola nasional.
Dia memaparkan, tim Pangeran Biru sebagai klub profesional akan selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan regulasi yang ditetapkan pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim depan.
"Terkait rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menambah kuota pemain asing menjadi 11 pemain per klub pada kompetisi Liga 1 musim 2025/2026, kami dari Persib menghormati dan mendukung penuh setiap langkah yang diambil oleh LIB sebagai operator liga, maupun PSSI sebagai regulator kompetisi sepak bola di Indonesia," ungkap Adhitia melansir ANTARA, Senin (19/5/2025).
Pada wacana terbaru, PT LIB sudah menyarankan kepada PSSI bahwa setiap klub yang berkompetisi pada Liga 1 Indonesia 2025/26 diperbolehkan mendaftarkan hingga 11 pemain asing.
Dari jumlah tersebut, maksimal delapan pemain asing dapat dimainkan secara bersamaan di atas lapangan, sementara tiga sisanya berada di bangku cadangan dan dapat diturunkan sebagai pengganti.
"Sebagai salah satu klub profesional di Liga 1, Persib selalu berkomitmen untuk mengikuti dan menyesuaikan diri terhadap setiap regulasi yang ditetapkan secara resmi, demi kemajuan bersama," jelas Adhitia.
"Kami meyakini bahwa setiap kebijakan yang diambil tentunya telah melalui kajian strategis yang mempertimbangkan aspek peningkatan kualitas kompetisi, daya saing klub di level Asia, serta perkembangan industri sepak bola nasional secara menyeluruh," tambahnya.
Menurut Adhitia, dinamika dan perubahan dalam struktur regulasi merupakan bagian dari proses profesionalisasi dan modernisasi kompetisi domestik, yang juga sejalan dengan arah perkembangan sepak bola global.
"Persib akan terus berupaya mempersiapkan diri secara optimal dan beradaptasi dengan dinamika tersebut, agar dapat terus berkontribusi positif terhadap perkembangan sepak bola Indonesia," pungkasnya.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak juga memberikan peringatan keras sekaligus motivasi bagi para pemain lokal menyusul rencana penambahan kuota pemain asing.
"Ya, ini merupakan implementasi dari perubahan aturan AFC. Mereka sedang mencoba menyelaraskan kompetisi di Asia, dan Liga 1 juga harus beradaptasi," ujar Hodak.
Juru taktik asal Kroasia itu tak menampik bahwa kehadiran lebih banyak pemain asing akan membuat persaingan memperebutkan tempat di starting eleven semakin ketat.
Ia menilai kondisi ini justru menjadi tantangan besar bagi pemain lokal yang ingin bersaing di level tertinggi.
"Kalau pemain lokal ingin tetap bersaing dan masuk dalam skuad utama, maka kualitas mereka, baik dalam latihan maupun pertandingan, harus meningkat secara signifikan," jelas Hodak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
UEFA Jatuhi Sanksi ke Gianluca Prestianni usai Dugaan Rasis ke Vinicius Jr, Benfica Ajukan Banding
-
Ditekan Habis oleh Everton, Michael Carrick Puji Mental Baja Manchester United
-
Malut United Incar 3 Poin di Ternate, Hendri Susilo Siapkan Kejutan Hadapi Persija Jakarta
-
Tantangan Berat Persija di Markas Malut United, Jordi Amat Waspadai Kekuatan Tuan Rumah Ternate
-
Gelandang FC Magdeburg Beri Sinyal Hijau Perkuat Timnas Indonesia: Saya Tidak Menutup Kemungkinan
-
Aksi Nyata John Herdman Berburu Pemain Lokal di Indomilk Arena Jelang Agenda FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Kembali? Rekomendasi Pemain untuk Gebrakan Baru John Herdman di Timnas Indonesia
-
Carlos Pena Ungkap Penyebab Hokky Caraka Terpaksa Pakai Sarung Tangan Lawan Persib Bandung
-
Jadwal FIFA Series 2026 Rilis, Timnas Indonesia Siap Guncang GBK Lawan Saint Kitts and Nevis
-
Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi