Suara.com - Alasan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memanggil Stefano Lilipaly yang sudah lama tidak berbaju tim nasional akhirnya terkuak.
Hal ini seperti disampaikan oleh manajer Timnas Indonesia, Sumardji yang mengaku bahwa Lilipaly dipanggil Kluivert murni karena kemampuannya di atas lapangan.
Stefano Lilipaly bisa membuat Patrick Kluivert kepincut lantaran penampilannya bersama Borneo FC Samarinda di Liga 1 2024/2025 sangat baik.
Padahal, Lilipaly sudah sangat lama tidak berbaju Timnas Indonesia. Bahkan, juru taktik tim nasional sebelumnya, Shin Tae-yong mengatakan sang pemain sudah bersaing meski punya kemampuan yang baik lantaran usia tidak muda lagi.
"Kalau untuk Stefano Lilipaly, kita tahu bahwa permainannya di Borneo FC cukup baik, dia bisa membawa Borneo FC mendapatkan hasil bagus di beberapa pertandingan walaupun usianya sudah 35 tahun," kata Sumardji dilansir dari kanal YouTube Kompas TV, Kamis (22/5/2025).
"Di usianya yang segitu, Stefano Lilipaly bisa mampu mempertahankan performanya, ini merupakan penilaian dari tim pelatih timnas Indonesia untuk memanggilnya," jelasnya.
Bukan cuma Lilipaly, Sumardji blak-blakan mengapa Patrick Kluivert tertarik lagi membawa Asnawi Mangkualam.
Padahal, pemain Port FC itu tidak dilirik di dua laga Timnas Indonesia sebelumnya melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025.
Untuk Asnawi, Kluivert ingin melihat kemampuannya setelah tampil bagus bersama Port FC.
Baca Juga: Kevin Diks, Sandy Walsh dan Cara Semesta Beri Kesempatan Pemain Reserve Berbakti ke Timnas
Seperti diketahui di posisi bek kanan Timnas Indonesia ada beberapa pemain yang sedang dalam proses pemulihan cedera seperti Kevin Diks dan Sandy Walsh.
Nama kejutan lain yang dipanggil Patrick Kluivert adalah Sayuri bersaudara.
Bagi Sumardji, tidak ada yang perlu diragukan karena Yance Sayuri dan Yakob Sayuri tampil luar biasa bersama timnya Malut United di Liga 1 musim ini.
"Ya kedua pemain ini benar-benar menjadi pilar utama di Malut United, di samping itu, keduanya punya kelebihan dari hal kecepatan, kekuatan, dan juga mampu membawa Malut United bersaing di Liga 1 musim ini," jelasnya.
"Sehingga dari analisa dan beberapa pantauan, mereka layak dipanggil ke timnas Indonesia," tutup Sumardji yang juga ketua badan tim nasional itu.
Adapun Patrick Kluivert memanggil 32 pemain untuk persiapan menatap laga lanjutan ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United