Hal itu karena pemain yang punya kualitas di lini tengah China justru tak mendapatkan panggilan seperti Li Yuanyi.
Nah, selain Li Yuanyi ada juga Gao Tianyi yang tidak dipanggil oleh China.
Melihat situasi ini, timnas Indonesia seharusnya bisa memanfaatkannya dengan baik.
Sebab, tim Merah Putih memiliki duet gelandang mematikan yang terbukti saat lawan Bahrain.
Duet lini tengah timnas Indonesia yaitu Thom Haye serta Joey Pelupessy.
Thom Haye merupakan gelandang flamboyan yang punya operan-operan akurat.
Sedangkan Joey Pelupessy adalah gelandang jangkar yang siap memfilter serangan lawan.
Di sisi lain, timnas Indonesia juga mengalami kerugian jelang lawan China.
Sebab, ada dua pemain skuad Garuda yang mengalami cedera baru-baru ini.
Baca Juga: Breakingnews! Semua Pemain Timnas Indonesia Dibuatkan Patung Jika Lolos ke Piala Dunia 2026
Pertama adalah Mees Hilgers yang dilaporkan kembali mengalami masalah di hamstring.
Melansir dari Twente Fans, pelatih berusia 53 tahun itu menyebut alasan pertama ditariknya Mees Hilgers adalah performanya yang buruk.
Di laga tersebut, bek keturunan Manado ini dituding menjadi penyebab gol pertama Ajax yang dicetak Jordan Henderson pada menit ke-28.
“Dia (Mees Hilgers) juga tidak tampil baik dan dia sendiri tahu itu,” kata Joseph Oosting usai pertandingan Ajax vs FC Twente.
Lalu alasan kedua ditariknya Mees Hilgers adalah soal kondisinya.
Joseph Oosting menyebut bintang andalannya itu mengalami masalah di bagian hamstringnya dan juga di bagian selangkangannya.
“Tapi dia (Mees Hilgers) juga merasakan sedikit ketegangan di hamstringnya. Itu ada hubungannya dengan itu, tapi lebih dengan selangkangannya yang kaku,” lanjut eks pelatih RKC Waalwijk tersebut.
Selain Mees Hilgers, Sandy Walsh juga disebut mengalami cedera ketika memperkuat Yokohama F. Marinos.
Sandy Walsh alami cedera saat memperkuat Yokohama F. Marinos melawan Vissel Kobe, Rabu (21/5/2025).
Dalam laga yang digelar di Nissan Stadium tersebut, Sandy diturunkan sebagai starter oleh pelatih Patrick Kisnorbo.
Ia bermain di posisi bek tengah kiri, berduet dengan Ken Matsubara.
Penampilan solid kembali ditunjukkan bek keturunan Indonesia-Belgia ini, namun malang tak dapat ditolak.
Pada menit ke-85, ia harus ditarik keluar usai mengalami cedera yang membuatnya terlihat pincang saat meninggalkan lapangan.
Berita Terkait
-
Kata Pertama Simon Tahamata Usai Resmi Jadi Kepala Pemandu Bakat
-
Breaking News! Simon Tahamata Resmi Diperkenalkan PSSI, Ini Tugasnya
-
Resmi! Simon Tahamata Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia
-
Mees Hilgers Cedera, Elkan Baggott Jadi Penggantinya?
-
Skuat Timnas Indonesia vs China dan Jepang Kegemukan? Sumardji: Itu Pilihan Kluivert
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah