"Tekanan ini mencakup tuntutan eksternal terhadap hasil pertandingan dan harapan di internal tim, baik pemain dan pelatih," ulas media Brasil itu.
Kondisi ini tentu bisa jadi keuntungan bagi Timnas Indonesia U-17. Bermain lepas dan taktis serta displin seperti saat melawan Korsel U-17 bisa membuat anak asuh Nova Arianto bisa meraih hasil maksimal.
Posisinya saat ini Brasil yang lebih diunggulkan dan hal itu jadi tekanan tersendiri terhadap pelatih Dudu Patetuci.
Tim Asia Bisa Kalahkan Brasil U-17
Selain soal tekanan yang bisa jadi titik kelemahan Brasil U-17, faktor lainnya ialah hasil tim Asia melawan Selecao.
Brasil nyatanya bukan tim yang tidak bisa dikalahkan. Iran mampu membuktikan itu saat kalahkan Brasil 3-2 di Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.
Bermain di JIS Stadium pada 11 November 2023, Iran bisa tekuk Brasil.
Tiga gol Iran dicetak oleh Yaghoob Barajeh, Kasra Taheri dan Esmaeil Gholizadeh. Sedangkan dua gol Brasil dicetak oleh Rayan dan gol bunuh diri pemain Iran, Zamani.
Tidak hanya Iran, Korsel U-17 juga pernah meraih kemenangan atas Brasil di Piala Dunia U-17 2015.
Baca Juga: Hasil Drawing Piala Dunia U-17: Timnas Indonesia U-17 Langsung Bertemu Brasil
Korsel U-17 bahkan mampu meraih kemenangan 1-0 atas Brasil. Gol Korsel saat itu dicetak oleh Jae-Won Jang.
Yang menarik dari data statistik, Brasil U-17 sepanjang 2019-2025, hanya sekali bertanding melawan negara Asia.
Itu artinya, Brasil U-17 tidak benar-benar mengetahui skema dan taktik negara-negara di Asia.
Hal ini bisa jadi keuntungan tersendiri bagi pasukan Garuda Muda. Singkatnya, Brasil akan kesulitan untuk bisa meraih poin maksimal melawan tim di luar Amerika Latin dan Eropa.
Brasil U-17 Belum Stabil
Brasil datang ke Piala Dunia U-17 dengan status juara Copa America U-17. Tentu itu jadi keunggulan bagi anak asuh Dudu Patetuci.
Berita Terkait
-
Hasil Drawing Piala Dunia U-17: Timnas Indonesia U-17 Langsung Bertemu Brasil
-
Alhamdulillah! Sujud Syukur Bintang Timnas Indonesia U-17 Pasca Dimainkan Persija
-
Jelang Piala Dunia U-17 2025, Timnas Indonesia Ikut EPA Liga 1 U-20
-
Catat Waktunya Buat Tahu Lawan Timnas Indonesia di Piala Dunia U-17 2025
-
Perbandingan Karier Said Brkic vs Amar Brkic: Dua Saudara Keturunan yang Membela Negara Berbeda
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
-
Bobotoh Jangan Sampai Salah, Super Big Match Persib vs Arema FC Dipercepat