Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert pede anak asuhannya bisa menang melawan China. Namun untuk melawan Jepang, Patrick Kluivert punya prediksi tersendiri.
Seperti diketahui Timnas Indonesia akan menghadapi China dalam laga lanjutan Grup C ronde ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta pada 5 Juni mendatang.
Kemudian 10 Juni alias lima berikutnya, Jay Idzes dan kawan-kawan bakal melakoni pertandingan tandang melawan Jepang.
Pertandingan melawan China wajib dimenangi karena Timnas Indonesia tampil di kandang sendiri, selain itu juga buat menjaga kans lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
"Saya rasa kami punya peluang bagus untuk menang melawan China," kata Patrick Kluivert dilansir dari kanal YouTube Timnas Indonesia, Selasa (27/5/2025).
Sedangkan mengalahkan Jepang, tentu menjadi tantangan tersulit bagi Timnas Indonesia karena adanya perbedaan kualitas dan pengalaman.
Ditambah lagi, Jepang bertindak sebagai tuan rumah pastinya tidak mau mengalah dari tamunya Timnas Indonesia.
Akan tetapi, Kluivert mengintip adanya peluang Timnas Indonesia menang karena Jepang kabarnya akan menurunkan pemain lapis kedua menyusul sudah dipastikannya mereka lolos ke Piala Dunia 2026.
"Lalu untuk lawan Jepang, semua orang tahu Jepang adalah tim bagus," terang mantan pemain AC Milan dan Barcelona tersebut.
Baca Juga: Respons Beckham Putra yang Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia
"Mereka sudah lolos ke Piala Dunia, tapi tentu kami akan memberikan segalanya untuk menang juga di laga itu."
"Jadi peluangnya cukup realistis bahwa kami bisa menang lawan China dan laga lawan Jepang pasti akan lebih sulit," tutupnya.
Nah, jika Timnas Indonesia bisa menang atas Jepang, mereka punya potensi lolos langsung ke Piala Dunia 2026 dengan cara finis di posisi dua klasemen akhir Grup C.
Akan tetapi, skenario ini bisa terjadi andai pesaing Timnas Indonesia seperti Australia dan Arab Saudi mendapat hasil negatif di dua pertandingan terakhir.
Saat ini Timnas Indonesia sudah menggelar persiapan dengan melangsungkan training camp (TC) di Bali sejak 26 Mei lalu.
Sebanyak 32 pemain dipanggil buat ikut pemusatan latihan, tetapi belum semuanya bergabung untuk mempersiapkan diri.
Berita Terkait
-
Respons Beckham Putra yang Akhirnya Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Stefano Lilipaly Pasang Target Tinggi saat Jamu China, Mampu Bersaing?
-
Gantikan Septian Bagaskara di Timnas, Ini 3 Keunggulan dari Beckham Putra
-
Statistik Kevin Diks Tutup Karier di FC Copenhagen dengan Kepala Mendongak
-
Pelatih China: Harus Menang Lawan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi