Suara.com - Kabar kurang mengenakkan dialami oleh pemain keturunan Indonesia, Jairo Riedewald.
Pemain keturunan Indonesia itu mendapatkan kabar buruk di akhir musim 2024/2025.
Jairo Riedewald sebelumnya digadang-gadang bakal dinaturalisasi oleh PSSI dan membela Timnas Indonesia.
Namun nahas hingga saat ini proses naturalisasi eks pemain Ajax itu mengalami kendala cukup sulit. Bukan tidak mungkin ia tak jadi dinaturalisasi.
Nah di tengah situasi seperti itu, pemain keturunan Indonesia Jairo Riedewald harus telan pil pahit lantaran kontraknya bersama Royal Antwerp tidak diperpanjang.
Menurut laporan voetbalprimeur seperti dikutip Suara.com, Selasa (3/6), pihak Royal Antwerp tengah menjalani perubahan besar menyosong musim baru.
Sejumlah pemain diputuskan untuk tidak diperpanjang kontraknya, dan salah satu pemain yang alami nasib itu ialah pemain keturunan Indonesia, Jairo Riedewald.
"Kontrak Jairo Riedewald dan Milan Smits tidak diperpanjang oleh pihak klub," tulis media Belanda tersebut.
Performa Buruk Jairo Riedewald
Baca Juga: Kepindahan Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders ke Man City Dipercepat
Sindiran menohok disampaikan pundit asal Belgia, Patrick Goots untuk pemain keturunan Indonesia, Jaïro Riedewald.
Goots yang juga mantan striker SK Lommel--klub yang dibela oleh Shayne Pattynama, itu menyebut Jaïro Riedewald sebagai 'top skor' klub.
Menurut Patrick Goots, kondisi klub yang dibela pemain keturunan Indonesia itu, Royal Antwerp sedang tidak baik-baik saja.
Goots menyebut Royal Antwerp dalam kondisi rentan. Dari 5 pertandingan terakhir, Royal Antwerp tidak mampu meraih 1 kemenangan pun.
Jairo Riedewald dkk hanya mampu meraih 2 kali hasil imbang dan menelan 3 kekalahan. Posisi Royal Antwerp saat ini berada di peringkat kelima klasemen Liga Belgia.
"Jika Anda ingin memiliki peluang untuk finis di posisi keempat, Anda harus bisa memenangkan pertandingan," ucap Goots seperti dilansir dari voetbalkrant
Berita Terkait
-
Kepindahan Pemain Keturunan Indonesia Tijjani Reijnders ke Man City Dipercepat
-
Mauresmo Hinoke Terbang ke Indonesia, Bakal Diproses Naturalisasi?
-
Intip Liburan Sederhana Pemain Keturunan Indonesia yang Bakal Berbandrol Rp1,2 Triliun
-
Pindah ke Man City, Tijjani Reijnders Kaya Raya: Kantongi Rp129 M dari Gaji
-
Dipantau PSSI, Pemain Keturunan Indonesia Bakal Mentas di Piala Dunia Antarklub 2025
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Lampung Bersiap Transformasi dari Lumbung Mentah Jadi Raksasa Hilirisasi Pangan Nasional
-
Perkara Harga Minyak Dunia Naik, Rupiah Nyaris ke Level Rp18.000 Lagi
-
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
-
Kucing-kucingan dengan Media! Eks Jampidsus Febrie Dicecar Tim 9 Kejagung Soal Timbunan Emas 74 Kg
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Rizal Fadillah Bongkar Peran Pratikno di Balik Ijazah Jokowi: Penentu Sejak Rektor
-
Indosat Optimalkan Spektrum 700 MHz Perluas Jaringan 5G, Sinyal Indoor dan Fokus Wilayah Terpencil
-
Retorika Londo Ireng Prabowo Berisiko Ancam Kebebasan Pers dan Ruang Kritik