Suara.com - Liga 2 2025-2025 diprediksi berlangsung lebih seru dari musim sebelumnya usai hadirnya sejumlah pelatih top Liga Indonesia.
Musim baru kompetisi kasta kedua Liga Indonesia atau Liga 2 dipastikan berlangsung seru.
Bukan hanya warna kompetisi yang berbeda dengan sejumlah klub-klub yang turun dari Liga 1.
Akan tetapi juga sosok-sosok dengan nama besar yang muncul di jajaran pelatih yang ada.
Nama-nama legenda sepak bola Tanah Air yang dulunya berprofesi sebagai pesepak bola kondang.
Akan melawan sejumlah pelatih yang memiliki reputasi besar di kancah sepak bola Tanah Air.
Hal ini tentu menarik untuk dinantikan, seperti apa keseruan dari jalannya kompetisi Liga 2.
Terlepas dari gejolak yang muncul karena regulasi soal pelatih di klub Liga 2 untuk musim baru.
Perlu diketahui bahwa di musim 2024-2025, pelatih klub Liga 2 harus berisi pelatih lokal dan bukan pelatih asing.
Baca Juga: Jadi Suksesor Stefano Cugurra, Johnny Jansen Siap Penuhi Target Bali United
Lantas siapa saja pelatih top muncul di Liga 2 musim 2025-2026? berikut ini di antaranya.
1. Aji Santoso (Persela Lamongan)
Aji Santoso bukan sosok asing di kancah sepak bola Indonesia, sejumlah klub besar sudah pernah ia bela.
Seperti Persebaya Surabaya hingga Arema FC, sementara itu di Liga 2 2025-2026, Aji merapat ke Lamongan.
Ya, ia akan kembali menukangi Persela Lamongan di musim baru kompetisi kasta kedua Liga Indonesia.
2. Widodo C Putro (Deltras Sidoarjo)
Widodo C Putro juga bukan sosok sembarangan, ia salah satu legenda sepak bola Tanah Air.
Meski karier melatihnya terbilang masih belum gemilang seperti kariernya sebagai pemain.
Di Liga 2 musim depan, Widodo resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Deltras Sidoarjo.
3. Stefano Cugurra (Barito Putera)
Inilah yang akan menjadi polemik, apakah regulasi pelatih di Liga 2 2025-2026 akan diubah.
Seperti yang diketahui bersama, Stefano Cugurra alias Teco resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Barito Putera.
Barito Putera bertindak cepat setelah Teco resmi meninggalkan Bali United di akhir musim ini.
Meski begitu, apakah Liga 2 akan mengubah regulasi soal pelatih, itu masih menjadi pertanyaan besar.
Itulah sederet nama pelatih top yang bakal meramaikan Liga 2 musim 2025–2026, yang membuat kompetisi kasta kedua Liga Indonesia ini diprediksi berlangsung lebih ketat dan menarik dibanding musim-musim sebelumnya.
Kehadiran nama-nama besar seperti Aji Santoso, Widodo C Putro, hingga Stefano "Teco" Cugurra, tentu menambah tensi kompetitif Liga 2. Mereka membawa pengalaman, strategi matang, serta daya tarik tersendiri baik untuk pemain maupun penonton.
Selain itu, klub-klub Liga 2 kini terlihat semakin serius membangun skuad dan struktur tim demi bisa kembali ke kasta tertinggi, Liga 1.
Dengan masuknya pelatih-pelatih berkelas, Liga 2 musim ini juga membuka peluang bagi klub-klub non-tradisional untuk bersinar.
Kehadiran pelatih berpengalaman bisa menjadi katalisator perubahan signifikan dalam cara klub bermain, mulai dari taktik yang lebih dinamis hingga pendekatan profesional dalam pengembangan pemain muda.
Dengan atmosfer yang mulai memanas dari bursa pelatih dan transfer pemain, tak heran jika animo suporter pun mulai menunjukkan geliatnya.
Klub-klub Liga 2 yang memiliki basis fans loyal seperti Persela, Deltras, PSIM, dan Sriwijaya FC, siap menghidupkan stadion dengan dukungan fanatik mereka.
Liga 2 pun bukan sekadar tempat ‘pelarian’ klub degradasi, tetapi berubah menjadi panggung persaingan yang layak ditonton.
Penentu Nasib: Konsistensi dan Manajemen Klub
Pada akhirnya, sehebat apapun pelatih dan pemain yang dimiliki, kunci keberhasilan di Liga 2 tetap berada pada konsistensi performa serta solidnya manajemen klub.
Dengan kompetisi yang semakin seimbang, setiap laga akan menjadi penentu penting dalam perjalanan menuju promosi ke Liga 1.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Jadi Suksesor Stefano Cugurra, Johnny Jansen Siap Penuhi Target Bali United
-
Baru Diumumkan, Stefano Cugurra dan Barito Putera di Ujung Tanduk Sanksi PSSI
-
Dilatih Eks Pelatih Bali United, Barito Putera: Kapal Besar Tak Takut Gelombang
-
Stefano Cugurra Nakhoda Baru Barito Putera di Liga 2 Musim Depan
-
Owen Resmi Bergabung! Persipura Jayapura Siap Bikin Gebrakan di Liga 2
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Pelajaran Persija Usai Dikalahkan Persib di Pertemuan Pertama, Mauricio Souza: Dilarang Kartu Merah
-
Gairah Bobotoh di GBLA Bakar Semangat Marc Klok Bungkam Persija Jakarta, Meski Laga Pindah
-
Hidetoshi Nakata: Kisah Ikonik Captain Tsubasa Dunia Nyata Jelang Piala Dunia 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Alasan Presiden FA Palestina Ogah Salaman dengan Utusan Israel di Depan FIFA
-
Hitung Mundur Piala Dunia 2026: 550 Juta Penonton untuk Satu Pertandingan?
-
Profil Timnas Paraguay: Generasi Baru La Albirroja Bakal Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Hinaan Homofobik, Prestianni Terancam Absen Bela Argentinadi Laga Perdana Piala Dunia 2026