"Sampai hari ini kami belum dikasih tahu siapa pemain lokal yang dia langsung komunikasi gitu satu hari ini kita udah ngirim termsheetnya," ucapnya.
"Tapi dia ngirim jadi kita cuma diminta di tolong kasih draft termsheet untuk kontrak pemain jadi kita kasih draftnya, pemainnya kita belum dikasih tau, pokoknya kalau mau juara, saya nentukan pemainnya semua," pungkasnya.
Rizky Ridho bergabung dengan Persija Jakarta pada awal musim 2023/2024 setelah meninggalkan Persebaya Surabaya.
Pemain berusia 23 tahun itu langsung mencuri perhatian dengan penampilan solidnya di jantung pertahanan tim Macan Kemayoran.
Ketekunan dan kepemimpinannya membuat manajemen menunjuknya sebagai kapten, meskipun usianya masih relatif muda.
Tak hanya di level klub, Ridho juga menjadi pilihan utama pelatih Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, termasuk dalam ajang kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia.
Keputusan Persija untuk memberikan kejutan kepada Ridho bukan hanya bentuk penghargaan atas dedikasi sang pemain, tetapi juga sebagai upaya mempertahankan aset berharga di tengah ketatnya bursa transfer musim ini.
Dalam beberapa musim terakhir, banyak klub Liga 1 yang agresif membangun tim, sehingga mempertahankan pemain kunci menjadi hal krusial bagi setiap klub papan atas.
Dengan target juara yang dibebankan kepada Mauricio Souza, mempertahankan pemain seperti Ridho adalah langkah strategis.
Baca Juga: Bos Persija Bicara Thom Haye: Pemain Naturalisasi Mau Gabung
Apalagi dengan statusnya sebagai kapten dan salah satu pemain lokal terbaik saat ini, keberadaan Ridho bisa menjadi fondasi penting dalam membentuk tim juara.
Kini, sambil menunggu kejutan yang dijanjikan, para Jakmania tentu berharap Rizky Ridho tetap menjadi bagian dari perjalanan Persija menuju puncak kejayaan di musim 2025/2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim