“Kalau Persija kemarin bisa finis di posisi kedua, tentu akan kami undang. Tapi kriterianya jelas: juara dan runner-up liga, serta juara edisi sebelumnya,” tegas Erick.“Kalau Persija kemarin bisa finis di posisi kedua, tentu akan kami undang. Tapi kriterianya jelas: juara dan runner-up liga, serta juara edisi sebelumnya,” tegas Erick.
“Kami tidak pilih-pilih. Penilaiannya objektif, seperti Arema yang ikut karena mereka juara Piala Presiden sebelumnya. Tidak ada perlakuan khusus berdasarkan jumlah suporter atau nama besar klub,” tambahnya.
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2025, Maruarar Sirait, mengumumkan bahwa total hadiah untuk edisi kali ini mencapai Rp5,5 miliar, naik dari edisi sebelumnya yang berjumlah Rp5,25 miliar.
“Kalau begitu saya naikkan jadi Rp5,5 miliar untuk juara pertama. Hadiah tidak boleh turun, harus naik,” kata Maruarar.
Hadiah ini bahkan lebih besar dari Liga 1 yang hanya memberikan Rp3,5 miliar kepada juara. Maruarar menekankan bahwa turnamen ini bukan hanya soal gengsi, tapi juga apresiasi nyata terhadap prestasi.
(Antara)
Berita Terkait
-
Piala Presiden 2025 Gunakan Formula Berbeda, Momentum Cari Bintang Baru?
-
Persija Santai Tak Ikut Piala Presiden 2025, Lawan Uji Coba Sudah Antri!
-
Piala Presiden 2025: Pemilihan Pemain Indonesia All Stars Ditentukan Voting
-
PSSI Sebut Persija Tak Penuhi 'Syarat' Ikut Piala Presiden 2025: Kita Tak Pilih-pilih
-
Juara Piala Presiden 2025 Cuma Main 4 Laga: Dapat Duit Lebih Besar Juara Liga 1
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung