Kadek Arel (Bali United) – Bek muda dengan potensi besar. Jika tak dipanggil ke Timnas U-23, ia bisa menjadi kejutan menarik di daftar voting publik.
3. Lini Tengah: Kreativitas dan Mobilitas
Witan Sulaeman (Persija Jakarta) – Dengan catatan 4 assist dan 1 gol dari 28 laga, Witan tetap jadi figur populer. Jika tersedia, peluangnya masuk daftar All Star cukup besar.
Rachmat Irianto (Tanpa Klub) – Meski posisinya defensive midfielder, kehadiran pemain yang kontraknya bersama Persib berakhir pada Maret tahun ini bisa menyeimbangkan lini tengah All Star dengan pengalaman dan disiplin.
4. Lini Depan: Nama-Nama Familiar dan Favorit Fans
Terens Puhiri (Borneo FC) – Kecepatannya tak perlu diragukan. Penampilannya musim lalu tetap memikat, menjadikannya kandidat kuat.
Irfan Jaya (Bali United) – Pemain sayap dengan naluri menyerang tinggi dan kemampuan mencetak gol dari berbagai sudut.
Mohammad Khanafi (Persik Kediri) – Penyerang lokal yang menonjol di Liga 1 musim lalu dan punya popularitas yang meningkat.
Mekanisme Voting, Daya Tarik Baru Piala Presiden
Baca Juga: Marselino Ferdinan Bakal Senasib dengan Elkan Baggott di Liga Inggris
Skema voting yang diterapkan PSSI menjadi daya tarik tersendiri dalam pelaksanaan Piala Presiden kali ini.
Erick Thohir menyebut bahwa daftar pemain yang bisa dipilih akan dipilah terlebih dahulu, lalu publik diberi kesempatan memilih secara langsung. Hal ini diyakini akan meningkatkan engagement fans terhadap turnamen.
"Kami prioritaskan pemain yang available, tapi kalau ada pemain diaspora yang bersedia dan mau pindah ke Liga Indonesia juga bisa saja bergabung," ujar Erick.
Piala Presiden 2025: Hadiah Naik, Sponsor Melimpah
Piala Presiden 2025 tak hanya meriah dari sisi peserta dan konsep tim All Star. Nilai hadiah pun meningkat dari sebelumnya Rp5,25 miliar menjadi Rp5,5 miliar untuk juara pertama, serta Rp3 miliar untuk runner-up, Rp2 miliar bagi posisi ketiga, dan Rp1 miliar untuk peringkat keempat.
Panitia penyelenggara juga memastikan bahwa turnamen ini tidak menggunakan dana APBN atau sponsor dari BUMN.
"Selama Piala Presiden kita tidak pernah menggunakan uang negara, tidak ada APBN, dan tidak ada BUMN... Sponsornya sudah ada lima yang konfirmasi dan total sudah terkumpul Rp50 miliar," tegas Maruarar Sirait, inisiator turnamen ini.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan
-
Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius
-
Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka
-
Fakta Menarik Eks Tim John Herdman Bantai Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Jonathan David Menggila!
-
FIFA Ubah Aturan Fotografer Piala Dunia 2026 karena Thomas Tuchel Protes
-
Jelang Amerika vs Australia Piala Dunia 2026, Christian Pulisic Masih Berjuang Sembuh dari Cedera
-
Murat Yakin Puji Peran Pemain Pengganti usai Swiss Hajar Bosnia 4-1