Suara.com - Klub promosi Liga 1 Indonesia, Bhayangkara FC mengumumkan diri telah merampungkan transfer untuk datangkan pemain naturalisasi timnas Kamboja bernama Andres Nieto.
Pengumuman yang dilakukan Bhayangkara FC diketahui lewat instagram resmi klub pada Kamis (26/6/2025).
"Selamat pagi semuanya, sambutlah Andres Nieto," tulis laporan klub berjuluk The Guardians tersebut.
Kedatangan Andres Nieto bakal menjadi keuntungan bagi Bhayangkara FC yang sedang membangun skuad kompetitif untuk bertahan dan bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Klub promosi tersebut ingin mengombinasikan pemain muda lokal dengan beberapa pilar asing berpengalaman untuk memastikan performa stabil sepanjang musim.
Penyerang berusia 29 tahun ini juga punya catatan tajam bersama Phnom Penh dengan mencatatkan 27 pertandingan serta sumbangan 21 gol dan lima assist.
Andres Nieto bisa menjadi figur sentral dalam lini tengah Bhayangkara FC dan berperan penting dalam transisi permainan serta penguasaan bola.
Adapun Andres Nieto adalah pemain yang berstatus naturalisasi bagi timnas Kamboja.
Sebelum menjadi warga negara Kamboja, Andres Nieto adalah pemain asal Kolombia.
Baca Juga: Lirik Jay Idzes, Lecce Pernah Sia-siakan Pemain Timnas Indonesia
Dirinya laihr di Bogota, Kolombia pada 29 April 1996 silam.
Nah, karier sepak bola Andres Nieto dimulai di tanah kelahirannya sejak berusia muda bersama Academia Tolimense de Futbol (2002-2012).
Setelah itu, dia sempat bergabung dengan Deportes Tolima (2013-2014).
Sementara itu, karier profesionalnya bermula ketika pemain kelahiran 29 April 1996 ini direkrut oleh Real Frontera (2015-2017).
Ia lalu berkarier di kasta kedua Liga Meksiko bersama Atletico San Francisco (2018).
Setahun kemudian, pemain dengan nama lengkap Rafael Andres Nieto Rondon itu memutuskan untuk mengarungi petualangan baru bersama klub asal Republik Dominika, yakni O&M Futbol Club pada 2019.
Berita Terkait
-
Antara Liga Petani atau Plus Minus Liga 1: Thom Haye Bakal Berlabuh ke Mana?
-
Apa Alasan PSIM Yogyakarta Mau Bermarkas di Stadion Manahan Solo?
-
Dari Tondano ke Jakarta: Kisah Eksel Runtukahu, Mesin Gol Baru Persija yang Dulu Jadi Momok
-
Cara Tak Biasa Persib Perkenalkan Rekrutan Anyar William Marcilio: Diarak Keliling Bandung
-
Persijap Makin Serius Hadapi Liga 1, Kini Datangkan Gelandang Argentina
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan