Suara.com - Keputusan FIFA menunjuk Qatar sebagai salah satu tuan rumah babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia tengah menjadi sorotan. Situasi geopolitik yang tidak stabil di kawasan Timur Tengah, terutama setelah adanya serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar oleh Iran, memicu pertanyaan mengenai kelayakan Qatar untuk tetap menyelenggarakan pertandingan penting ini.
Meskipun secara resmi FIFA belum memberikan pernyataan soal kemungkinan pergantian tuan rumah, dinamika konflik Iran-Israel dan kekhawatiran eskalasi militer menjadi pertimbangan yang tidak bisa diabaikan.
Jika konflik terus berlanjut hingga mendekati jadwal pertandingan yang ditetapkan pada 8–14 Oktober 2025, bukan tidak mungkin FIFA akan mencari alternatif lokasi yang lebih aman dan stabil secara politik.
Babak keempat kualifikasi ini sangat krusial. Enam negara akan memperebutkan dua tiket langsung ke Piala Dunia 2026, dengan sistem round-robin dalam dua grup berisi tiga tim.
Tim terbaik dari masing-masing grup akan langsung lolos, sementara dua runner-up akan bertanding di babak kelima untuk satu tiket tambahan. Maka, keamanan dan kelayakan lokasi pertandingan sangat penting.
Berikut adalah empat negara yang disebut-sebut paling memungkinkan untuk menjadi pengganti Qatar apabila FIFA memutuskan melakukan perubahan:
1. Oman: Lokasi Strategis dan Stabil
Oman muncul sebagai kandidat kuat pengganti Qatar. Negara ini secara geografis berdekatan, tetapi relatif lebih jauh dari pusat ketegangan antara Iran dan Israel.
Oman dikenal memiliki stabilitas politik yang lebih baik dibandingkan beberapa tetangganya di Timur Tengah.
Baca Juga: Yunita Siregar Ungkap Rasanya Dibungkus jadi Pocong di Film Kitab Sijjin dan Illiyyin
Selain itu, Oman juga memiliki pengalaman menjadi tuan rumah berbagai turnamen regional dan fasilitas yang mumpuni untuk menyelenggarakan laga-laga penting internasional.
Dari sisi logistik, Oman bisa menjadi pilihan yang realistis bagi FIFA jika Qatar dinilai tidak layak secara keamanan.
2. Irak: Antusias Menjadi Tuan Rumah
Irak merupakan salah satu peserta yang lolos ke putaran keempat setelah menempati posisi ketiga di Grup B pada putaran sebelumnya.
Menariknya, Irak sejak awal menyoroti keputusan FIFA yang menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah, mengklaim bahwa mereka juga memiliki kapasitas untuk menjadi penyelenggara.
Dari perspektif ambisi dan kesiapan, Irak telah menunjukkan kesediaannya. Namun, faktor keamanan dalam negeri Irak juga masih menjadi perhatian tersendiri bagi FIFA jika mempertimbangkan kenyamanan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI