Suara.com - Jelang bergulirnya musim kompetisi Liga Indonesia 2025/2026, Semen Padang mengambil langkah serius untuk memperkuat skuad mereka. Klub berjuluk Kabau Sirah ini telah mengumumkan perekrutan tujuh pemain baru, dengan nama-nama besar yang punya pengalaman tampil di level Timnas Indonesia.
Salah satu rekrutan paling mencolok adalah Ronaldo Kwateh, penyerang muda yang sempat mencicipi atmosfer kompetisi luar negeri.
Setelah sempat berkarier di dua klub mancanegara, yaitu Bodrum FC di Turki dan Muangthong United di Liga Thailand, Ronaldo Kwateh memutuskan untuk kembali ke tanah air.
Di usia 20 tahun, ia memilih bergabung dengan Semen Padang, klub yang berhasil bertahan dari degradasi musim lalu. Kehadiran Ronaldo diyakini akan menjadi tambahan amunisi penting di lini depan tim asuhan Delfiadri.
Tidak hanya mengandalkan nama besar Ronaldo, Semen Padang juga menambah kekuatan dengan mendatangkan pemain-pemain yang memiliki latar belakang timnas.
Di antaranya adalah Samuel Christianson Simanjuntak, pemain bertalenta yang menempati posisi full back dan sayap kiri. Samuel sebelumnya pernah memperkuat Timnas Indonesia kelompok umur U-19, U-22, dan U-23.
Nama lainnya yang menarik perhatian adalah Armando Oropa. Pemain ini sebelumnya memperkuat PSBS Biak dan sempat mendapat panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) bersama Timnas Indonesia menjelang Piala AFF 2024.
Meski belum sempat tampil di laga resmi, keberadaannya dalam skuad latihan nasional menjadi bukti kualitas yang dimilikinya.
Dengan masuknya Ronaldo, Samuel, dan Armando, kini Semen Padang menjadi tim yang cukup padat dengan pemain-pemain yang memiliki pengalaman atau keterlibatan di Timnas Indonesia.
Baca Juga: Breakingnews! Pemain Keturunan Brasil Dikenalkan Persija Sebagai Pemain Baru
Bahkan, beberapa pemain yang musim lalu membela klub ini juga dipanggil kembali ke timnas. Firman Juliansyah, misalnya, saat ini menjadi bagian dari TC Timnas Indonesia U-23.
Tak ketinggalan pula Ikram Alghiffari dan Gala Pagamo yang ikut memperkuat timnas U-20.
Tak hanya mengincar pemain bertalenta dari luar, manajemen klub juga mengamankan tanda tangan empat pemain lainnya untuk memperkuat kedalaman skuad.
Mereka adalah Pedro Matos, Ripal Wahyudi, Ambrizal Umanailo, dan Herwin Tri Saputra.
Nama-nama ini diharapkan mampu menambah daya saing tim dalam menatap musim kompetisi yang diprediksi akan semakin kompetitif.
Langkah agresif ini menjadi indikasi bahwa Semen Padang tidak ingin sekadar bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Buntut Kasus Dean James, Total 25 Pemain Asing di Belanda Ikut Terseret Skandal Paspor KNVB
-
BRI Super League: Borneo FC Waspadai Kebangkitan Madura United
-
Peran Krusial Ajax Selamatkan Maarten Paes dari Jerat Sanksi KNVB
-
Ivar Jenner Blak-blakan: Belum Puas Hanya Jadi Pemanis Bangku Cadangan Dewa United
-
Thom Haye Puji Beckham dan Eliano Reijnders Usai Tampil Bersama Timnas Indonesia
-
Nasib Ranking FIFA Negara ASEAN, Timnas Indonesia Masih di Bawah Tetangga
-
Etos Kerja Lionel Messi Dibawa ke Persija Jakarta
-
Rapor Mengkilap Kapten Garuda, Media Italia Puji Aksi Jay Idzes di FIFA Series 2026
-
Bintang Persib Eliano Reijnders Dikabarkan Masuk Radar Klub Liga Azerbaijan
-
Tanpa Dua Motor Serangan, Bhayangkara FC Hadapi Persija dalam Kondisi Pincang