Suara.com - Tinggalkan Borneo FC, Stefano Lilipaly resmi menjadi pemain pinjaman Dewa United di Liga 1 musim 2025/2026.
Stefano Lilipaly mengaku sangat antusias bisa bergabung ke Dewa United. Menurut Lilipaly, Dewa United merupakan klub profesional dengan fasilitas yang sangat mendukung pemain.
“Saya sangat senang bisa bergabung. Klub ini memiliki manajemen yang profesional dan fasilitas yang sangat mendukung perkembangan pemain,” kata Lilipaly.
Lebih lanjut, Lilipaly mengatakan suasana tim dan kualitas skuad Dewa United menjadi faktor penting yang mendorongnya untuk bergabung.
“Fasilitas yang dimiliki klub ini sangat baik. Semua berjalan profesional. Ini sangat penting bagi pemain untuk berkembang,” ujarnya.
Menjadi pemain pinjaman di Dewa United, Lilipaly tegaskan bahwa dirinya memiliki target besar yakni membawa tim berjuluk Banten Warriors itu meraih gelar juara.
“Saya ingin berkontribusi agar tim bisa juara. Target yang ditetapkan klub sangat jelas dan ambisius. Saya ingin menjadi bagian dari sejarah itu,” tegasnya.
Mengenai kiprah Dewa di kompetisi Asia, Lilipaly menyadari adanya tantangan tersendiri, mulai dari perbedaan gaya permainan hingga atmosfer pertandingan yang berbeda di tiap negara.
“Bermain di Asia tentu tidak mudah. Kita akan menghadapi tim-tim kuat, terutama dari Thailand dan Vietnam. Atmosfer pertandingan juga berbeda, jadi perlu kesiapan yang matang,” kata pemain bernama lengkap Stefano Jantje Lilipaly itu.
Baca Juga: Siapa Daijiro Chirino? Pemain Keturunan Maluku Paling Eligible untuk Ronde 4 Hijrah ke Liga Spanyol
Ia optimistis dengan kualitas pemain yang ada saat ini, Dewa United mampu bersaing di dua kompetisi sekaligus.
“Skuad ini punya banyak pemain bagus. Saya yakin kami bisa memberikan penampilan terbaik di Liga 1 maupun di Asia,” tegas pemain Timnas Indonesia tersebut.
Di Dewa United, Stefano Lilipaly akan kenakan nomor punggung 5.
Stefano Lilipaly menjadi pemain keenam yang direkrut oleh Dewa United.
Sebelumnya, tim yang diasuh oleh Jan Olde Riekerink telah mendatangkan Cassio Scheid, Akbar Arjunsyah, Wahyu Prasetyo, Edo Febriansah, dan Nick Kuipers. [Antara]
Berita Terkait
-
Siapa Daijiro Chirino? Pemain Keturunan Maluku Paling Eligible untuk Ronde 4 Hijrah ke Liga Spanyol
-
Rahmad Darmawan Soroti Performa Marselino Ferdinan: Beda ya di Oxford dan Timnas Indonesia?
-
Deston Hoop Keturunan Mana? Blasteran Tiga Negara Siap Gabung Timnas Indonesia
-
Tak Ada Indonesia, Duo Ratu Sepak Bola Wakili ASEAN di Pentas Piala Asia Wanita 2026
-
Piala Presiden 2025: Saat Duo Tamu Undangan Mengacak-Acak Kehormatan Tim Tuan Rumah
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan