Suara.com - Nama Deston Hoop tengah menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola nasional.
Pemain muda keturunan Indonesia ini resmi dipanggil ke dalam skuad Timnas Indonesia U-17 untuk mengikuti pemusatan latihan jelang Piala Dunia U-17 2025 yang akan digelar di Qatar pada 3–27 November mendatang.
Kehadiran Deston menjadi sorotan bukan hanya karena kemampuannya di atas lapangan, tetapi juga karena garis keturunannya yang berasal dari Indonesia, tepatnya dari Pulau Itawaka, Maluku.
Ia merupakan cucu dari pria asli Itawaka, yang merupakan kampung halaman dari garis ibu Deston.
Tak heran bila semangat nasionalismenya terasa kuat, meski lahir dan besar di Belanda.
Deston lahir pada 30 Mei 2008 di Belanda dan saat ini tercatat memiliki tiga kewarganegaraan, yakni Belanda, Suriname, dan Indonesia.
Kendati memiliki banyak pilihan negara untuk dibela di level internasional, pemain muda bertalenta ini mantap memilih Merah Putih sebagai masa depannya di dunia sepak bola.
Dengan tinggi 180 cm dan kaki kanan dominan, Deston telah membuktikan diri sebagai pemain serbabisa.
Ia bisa bermain sebagai winger kanan, winger kiri, bahkan hingga wingback.
Baca Juga: Bek Ajax Keturunan Maluku Rp 28,5 Miliar Santer Dinaturalisasi Setelah Mauro Zijlstra
Tak hanya itu, Deston juga beberapa kali dimainkan sebagai penyerang utama, memperlihatkan fleksibilitas yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Deston memulai karier sepak bolanya di akademi RKVV DEM, sebelum akhirnya pindah ke Alphense Boys U-16, klub kasta ketiga Liga Belanda U-16.
Bersama Alphense Boys, ia menunjukkan penampilan impresif dengan mencetak 5 gol dan menyumbang 8 assist sepanjang musim lalu.
Performa gemilang itu menarik perhatian klub yang lebih besar. Deston kemudian bergabung dengan SC Telstar, klub yang berkompetisi di divisi tertinggi Liga Belanda.
Bersama Telstar U-17, namanya semakin melesat setelah membantu timnya menjuarai kompetisi Liga Belanda U-17 Divisi 3.
Momen paling membanggakan adalah ketika ia dan rekan-rekan setimnya yang juga berdarah Indonesia — seperti Floris de Pagter-van Bronckhorst, Bodhi Eilander, Finn Bender, dan Shae Jurcka — mengibarkan bendera Indonesia di podium juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS