Seperti diketahui, Kevin Diks sempat mengalami cedera saat memperkuat timnas Indonesia pada FIFA Matchday bulan Juni 2025, ketika menghadapi Jepang.
Cedera tersebut menambah daftar panjang masalah fisik yang dialaminya sejak musim lalu.
Tercatat, sepanjang musim 2024/2025, Diks harus absen dalam empat periode berbeda karena cedera.
Yang paling berat terjadi pada April 2024, ketika ia mengalami cedera hamstring yang memaksanya menepi selama 42 hari.
Oleh karena itu, wajar jika staf medis dan pelatih Borussia Monchengladbach mengambil langkah hati-hati dalam menentukan kesiapan fisiknya.
Meskipun demikian, Diks tetap menunjukkan antusiasme tinggi atas kepindahannya ke klub berjuluk Die Fohlen.
Dalam wawancara usai sesi latihan, ia mengungkapkan perasaannya setelah akhirnya resmi menjadi bagian dari klub Bundesliga tersebut.
"Sangat senang akhirnya berada di sini, enam bulan menunggu untuk datang ke sini. Senang bertemu semua orang di klub," ujar Kevin Diks.
Ia juga menambahkan bahwa keputusannya bergabung dengan Gladbach tidak lepas dari keyakinannya terhadap keseriusan klub yang telah memantau dirinya sejak lama.
Baca Juga: Selain Shayne Pattynama, Buriram Rekrut Pemain Keturunan Eks Bali United
"Mereka sudah percaya (tertarik) sudah lama, bahkan sejak musim panas lalu. Sangat mudah memilih itu karena mereka sudah percaya, saya merasakan itu," jelasnya.
Dari sisi manajemen klub, direktur olahraga Roland Virkus memberikan dukungan penuh terhadap rekrutan barunya tersebut.
“Kevin adalah pemain bertahan yang berpengalaman dan serba bisa yang dapat bermain di semua posisi di pertahanan: tengah, kiri, atau kanan. Ini membuat kami lebih fleksibel dalam bertahan,” ungkap Virkus.
“Selain itu, dia adalah orang yang sangat baik yang tahu persis apa yang dia inginkan. Dia akan sangat cocok dengan kami,” sambungnya.
Saat ini, nasib Kevin Diks di Borussia Monchengladbach berada di titik krusial.
Dalam beberapa hari mendatang, hasil evaluasi medis dan observasi tim pelatih akan menjadi penentu apakah ia bisa langsung bergabung dalam sesi latihan penuh atau harus menjalani program pemulihan terlebih dahulu.
Jika kondisi fisiknya dinilai belum siap, debutnya di Bundesliga bersama Gladbach kemungkinan besar akan ditunda.
Namun satu yang pasti, Kevin Diks memiliki motivasi besar untuk membuktikan kualitasnya di Bundesliga — salah satu liga paling kompetitif di dunia.
Perjalanan barunya di Jerman sedang dimulai, dan publik Indonesia pun akan menanti, apakah Diks mampu menjawab ekspektasi yang tinggi di klub barunya.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kunjungi Sekolah Rakyat Gresik, Gus Ipul Pantau Program Taruna Bhakti Nusantara
-
GEMPAR di Pasar Ngijon, Strategi Sleman Wujudkan Pasar Nyaman dan Ekonomi Berdaya
-
Menteri ATR Nusron Wahid Ungkap Banyak Laut di Batam Dikapling Tanpa Izin PKKPRL
-
Bukan Indonesia! Vietnam Disebut Negara ASEAN Paling Siap Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
-
Danantara Housing Expo 2026 Hadir untuk Wujudkan Rumah Idaman, Tawarkan DP Mulai 1%
-
5 Rekomendasi Drama China Tayang Agustus 2026: Dari Romansa Modern hingga Costume Drama
-
5 Serum Vitamin C dan Niacinamide untuk Cerahkan Kulit Kusam, Mulai Rp20 Ribuan
-
BRI Dorong Remitansi PMI Jadi Modal Usaha Produktif Melalui Pelatihan Kewirausahaan di Taiwan
-
Bupati Pemalang Kena OTT KPK, Golkar Tegaskan Komitmen Sanksi Bagi Kader Bermasalah
-
Rp11,3 Triliun Digelontorkan, BNPP Fokus Benahi Empat Masalah Besar Kawasan Perbatasan RI