Suara.com - Buriram United resmi memperkenalkan Shayne Pattynama, bek kiri timnas Indonesia, sebagai rekrutan anyar mereka untuk menghadapi musim kompetisi 2025/2026.
Pemain berusia 26 tahun ini didatangkan usai kontraknya bersama klub Belgia, KAS Eupen, berakhir. Di tim barunya, Pattynama akan mengenakan nomor punggung 20.
Sejak debut bersama Timnas Indonesia pada tahun 2023, Pattynama langsung menjadi bagian penting dalam skuat Garuda.
Hingga saat ini, ia telah mencatatkan 11 caps dan 1 gol untuk Merah Putih, serta berperan penting dalam perjuangan Indonesia menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Menariknya, raksasa Liga Thailand itu tidak hanya merekrut Shayne Pattynama namun juga pemain yang sempat merumput bersama Bali United.
Pemain keturunan Thailand-Swedia, Elias Dolah resmi direkrut oleh Buriram United setelah sebelumnya sempat berstatus tanpa klub.
Elias Dolah, berusia 32 tahun, lahir pada 24 April 1993, merupakan pemain berdarah campuran Thailand-Swedia.
Ia memulai karier sepak bolanya di Swedia bersama klub Kalmar FF dan kemudian masuk tim muda Lunds BK, hingga akhirnya promosi ke tim senior dan mencatatkan 21 penampilan serta 2 gol pada musim 2012/13.
Elias Dolah sempat bergabung dengan FC Rosengård di musim 2014/15, namun tidak mendapatkan kesempatan bermain.
Baca Juga: Mengenal Buriram United, Klub Baru Shayne Pattynama yang Punya Prestasi Gemilang
Musim 2023/24 menjadi pengalaman baru bagi Dolah saat ia hijrah ke Bali United.
Di Bali United, ia tampil sebanyak 72 kali di semua kompetisi dan mencetak 4 gol, sebelum kontraknya berakhir dan kembali ke Thailand.
Secara internasional, Dolah telah memperkuat timnas Thailand sejak tahun 2019.
Ia mencatatkan 25 caps dan 1 gol bersama skuad "Gajah Perang", serta menjadi bagian penting dalam tim yang menjuarai Piala AFF 2020.
Tak hanya Shayne Pattynama dan Elias Dolah, Buriram juga datangkan pemain keturunan Indonesia lainnya yakni striker Ilhan Fandi.
Ilhan Fandi didatangkan dari klub BG Pathum United dengan status pinjaman.
Ilhan Fandi merupakan putra dari legenda sepak bola Singapura, Fandi Ahmad yang diketahui memiliki keturunan Indonesia.
Perjalanan sepak bolanya dimulai di akademi usia muda Singapura. Ia sempat menimba ilmu di Inggris sebelum kembali ke tanah air untuk bergabung dengan Young Lions, tim muda yang berlaga di liga profesional Singapura.
Dalam empat musim, ia tampil sebanyak 33 kali, mencetak 13 gol dan membuat 6 assist.
Berita Terkait
-
Mengenal Buriram United, Klub Baru Shayne Pattynama yang Punya Prestasi Gemilang
-
Resmi Shayne Pattynama Gabung Buriram United Bareng Satu Pemain Keturunan Indonesia
-
Tiket Pesawat Kelas Bisnis Shin Tae-yong Disorot Media Asing, Ada Apa?
-
Pelatih Belanda Ungkap Senjata Mematikan Milik Deston Hoop, Pemain Timnas Indonesia U-17
-
3 Klub yang Cocok untuk Marselino Ferdinan Dipinjamkan, Gabung Klub Skotlandia?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama