Suara.com - Persija Jakarta kembali menunjukkan keseriusannya membangun tim tangguh untuk menghadapi Liga 1 musim 2025-2026. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu resmi mendatangkan Jordi Amat, bek berpengalaman yang sebelumnya memperkuat Johor Darul Takzim (JDT) di Malaysia. Kehadiran Jordi menjadi salah satu transfer yang cukup menyita perhatian, mengingat sang pemain sempat diincar beberapa klub Eropa dan Timur Tengah.
Kepindahan Jordi Amat ke Persija Jakarta diumumkan secara resmi pada Sabtu, 5 Juli 2025. Sang pemain memutuskan bergabung setelah kontraknya bersama Johor Darul Takzim berakhir dan tidak diperpanjang.
Nama Jordi Amat sendiri sudah tidak asing bagi pencinta sepak bola Indonesia, karena ia merupakan pemain naturalisasi yang telah membela Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional.
“Ya, ada beberapa klub, bahkan ada rumor dari Spanyol dan Arab Saudi,” ungkap Jordi, dikutip dari kanal YouTube Persija Jakarta.
Sebelum resmi ke Persija, spekulasi mengenai masa depan Jordi Amat sempat ramai diperbincangkan. Beberapa media luar negeri mengaitkan namanya dengan dua klub Spanyol, yaitu Almeria dan Malaga.
Kedua tim tersebut dikabarkan tertarik memboyong pemain berusia 33 tahun itu untuk memperkuat lini pertahanan mereka.
Selain itu, klub-klub dari Arab Saudi juga dikabarkan ikut memantau situasinya.
Meski banyak tawaran berdatangan dari luar negeri, Jordi Amat tetap memprioritaskan untuk melanjutkan karier di Indonesia. Sejak awal dirinya sudah menyampaikan kepada agen bahwa ingin bermain di Liga 1.
Keputusan ini bukan hanya didasarkan pada aspek profesional, tetapi juga keinginan pribadi untuk lebih dekat dengan kehidupan sepak bola Indonesia yang telah menjadi bagian penting dalam kariernya.
Baca Juga: ASG Ikut Andil Pecahkan Rekor Sponsor Piala Presiden 2025
Persija Jakarta dipilih Jordi bukan tanpa alasan. Klub ibu kota ini dikenal sebagai salah satu tim dengan basis suporter terbesar di Indonesia, serta memiliki fasilitas stadion yang mumpuni.
Jordi Amat mengungkapkan rasa antusiasmenya untuk segera merasakan atmosfer pertandingan di stadion megah milik Persija dan bertemu langsung dengan dukungan fanatik Jakmania.
Kontrak yang disepakati antara Persija dan Jordi Amat berdurasi dua tahun, dengan opsi perpanjangan satu tahun tambahan.
Kehadiran Jordi menjadi rekrutan ketiga Macan Kemayoran pada bursa transfer Liga 1 musim ini, setelah sebelumnya mereka juga mendatangkan Eksel Runtukahu dan Van Basty Sousa, pemain asal Brasil.
Langkah Persija merekrut Jordi Amat dinilai sebagai bagian dari strategi memperkuat lini belakang tim yang pada musim lalu kerap menjadi sorotan.
Dengan pengalaman Jordi yang pernah bermain di La Liga bersama Espanyol dan di Liga Super Malaysia bersama JDT, diharapkan lini pertahanan Persija akan lebih solid dan siap bersaing di papan atas klasemen.
Kehadiran Jordi Amat juga menunjukkan bagaimana Liga 1 Indonesia semakin menarik perhatian pemain-pemain internasional.
Liga 1 kini bukan sekadar tempat berkembang bagi pemain lokal, tetapi juga menjadi opsi karier yang serius bagi pemain berpengalaman dari luar negeri.
Fenomena ini memperlihatkan bahwa kompetisi sepak bola Indonesia perlahan-lahan mulai mendapatkan pengakuan di kancah Asia.
Di sisi lain, Jordi Amat sendiri memang telah menunjukkan komitmennya terhadap sepak bola Indonesia sejak memutuskan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Kariernya di Timnas Indonesia juga cukup gemilang, dengan kontribusi penting di beberapa pertandingan kualifikasi dan turnamen regional.
Kehadiran dirinya di Persija Jakarta akan semakin mempererat hubungannya dengan sepak bola nasional.
Musim 2025-2026 menjadi tantangan baru bagi Jordi Amat bersama Persija Jakarta.
Ia akan menghadapi ketatnya persaingan Liga 1 yang kian kompetitif, di mana beberapa klub besar lainnya juga telah mendatangkan pemain-pemain asing berkualitas.
Namun, dengan pengalaman dan kemampuan bertahannya, Jordi optimistis mampu memberikan dampak positif bagi tim barunya.
Persija Jakarta sendiri tengah mempersiapkan skuad terbaiknya untuk menghadapi musim yang akan segera bergulir.
Dengan tambahan pemain seperti Jordi Amat, ekspektasi publik terhadap Macan Kemayoran untuk meraih prestasi tinggi di Liga 1 semakin besar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions
-
Kondisi Terbaru Pratama Arhan Operasi Meniskus, Terancam Tak Dipanggil John Herdman
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang