Suara.com - Profil Fabio Calonego. Persija Jakarta kembali menambah kekuatan jelang bergulirnya Super League 2025/2026 dengan mendatangkan Fabio Calonego.
Pemain asal Brasil ini menjadi amunisi asing kelima yang resmi memperkuat skuad Macan Kemayoran untuk menghadapi musim kompetisi baru yang diprediksi bakal berlangsung sengit.
Fabio Calonego, gelandang bertahan yang lahir di Novo Hamburgo, Brasil, pada 24 Juli 1997, dikenal sebagai sosok yang tangguh dalam menjaga keseimbangan lini tengah.
Pengalamannya bermain di tanah kelahirannya membuat Calonego tumbuh sebagai pemain dengan karakter kuat, khas pesepak bola Negeri Samba yang terbiasa ditempa persaingan ketat di liga lokal.
Sebelum hijrah ke Indonesia, Calonego telah melanglang buana di sejumlah klub Brasil. Karier profesionalnya dimulai bersama Ypiranga pada musim 2019.
Setelah itu, ia memperkuat Operario-PR dari 2019 hingga 2021, kemudian melanjutkan petualangan ke Azuriz antara 2021 hingga 2022.
Musim berikutnya, ia berseragam Aimore, dan terakhir tampil gemilang bersama Confiança dari 2023 hingga 2025.
Bersama Confiança, performa Calonego tercatat stabil dan konsisten. Selama tiga musim membela klub tersebut, ia tampil dalam 62 pertandingan di berbagai kompetisi resmi.
Khusus di musim terakhirnya, durasi bermainnya meningkat, menandakan kepercayaan pelatih terhadap perannya sebagai jangkar di lini tengah semakin besar.
Baca Juga: Selamat Tinggal, Ole Romeny Kecewa Berat!
Kini, dengan penuh keyakinan, Calonego memulai petualangan baru di Asia. Ia memilih Persija Jakarta sebagai pelabuhan berikutnya dalam kariernya.
Gelandang bertinggi badan 180 cm ini optimistis mampu memberikan kontribusi maksimal untuk membawa Persija bersaing di papan atas Super League.
Persija Jakarta sendiri memperkenalkan Calonego dengan narasi yang menggambarkan semangat sang pemain yang siap menghadapi tantangan baru di luar negeri.
Klub ibu kota itu mengisyaratkan bahwa Calonego datang ke Jakarta dengan tekad kuat untuk menorehkan prestasi bersama tim.
Kedatangan Calonego semakin memperkuat lini tengah Persija yang dikenal sebagai salah satu area vital dalam permainan mereka.
Kehadirannya diharapkan mampu menambah kekuatan bertahan sekaligus mempercepat transisi permainan dari bertahan ke menyerang.
Dalam kompetisi Super League musim 2025/2026, regulasi pemain asing mengalami peningkatan kuota. Setiap tim kini diperbolehkan mendaftarkan hingga 11 pemain asing.
Meski demikian, hanya delapan nama yang diperbolehkan masuk dalam daftar susunan pemain setiap pertandingan.
Hal ini membuka peluang bagi klub-klub termasuk Persija untuk lebih leluasa membentuk skuad yang kompetitif, namun tetap strategis dalam menentukan pemain yang dimainkan di lapangan.
Dengan slot pemain asing yang masih tersisa, tidak menutup kemungkinan Persija Jakarta akan kembali bergerak aktif di bursa transfer.
Langkah ini penting untuk menyesuaikan kekuatan tim menghadapi rival-rival tangguh yang juga tengah memperkuat skuad masing-masing.
Rekrutmen Fabio Calonego menjadi bagian dari langkah strategis Persija dalam menyongsong musim baru yang penuh persaingan.
Macan Kemayoran menunjukkan keseriusannya untuk kembali bersaing di papan atas dan mempersembahkan gelar juara bagi para pendukung setianya.
Dalam konteks sepak bola Indonesia, kehadiran pemain asing berpengalaman seperti Calonego juga diharapkan bisa meningkatkan kualitas persaingan liga.
Kehadirannya bukan hanya menambah daya saing tim, tapi juga memberi inspirasi bagi pemain muda lokal untuk terus berkembang dan belajar dari pemain-pemain internasional.
Dengan kombinasi pemain lokal dan asing yang berkualitas, Persija Jakarta berambisi mengulang sukses di kompetisi domestik dan memperkuat posisinya sebagai salah satu tim besar di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Timnas Indonesia Jamu 3 Negara di GBK, Marc Klok Sebut Momentum Adaptasi Taktik John Herdman
-
Dulu Ditunggu-tunggu, Waktunya Ucapkan Selamat Tinggal ke Ole Romeny?
-
Allano Lima Raja Assist Tapi Banjir Kartu, Mauricio Souza: Fokus Menang Jangan Kritik Terus!
-
FIFA Jawab Isu Keamanan Piala Dunia 2026 Meksiko Pasca Tewasnya Gembong Kartel El Mencho
-
Tomas Trucha Bongkar Penyebab PSM Makassar Sulit Menang Meski Kuasai Kotak Penalti Persebaya
-
Akurasi Persebaya Surabaya Buruk Meski Menang, Bernardo Tavares Soroti 20 Tembakan Tanpa Hasil
-
Tersingkir oleh Maarten Paes, Kiper Muda Ajax Kirim Sinyal Perang Rebut Posisi Utama
-
Andritany Geleng-geleng Persija Bisa Menang Lawan MU di Ternate
-
Kronologis Bintang PSG Achraf Hakimi Diseret ke Pengadilan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Banding Ditolak UEFA, Gianluca Prestianni Absen Lawan Real Madrid di Liga Champions