Suara.com - Timnas Indonesia akan memasuki babak paling krusial dalam perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026 dengan menghadapi lima negara kuat dari kawasan Timur Tengah.
Dalam putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Skuad Garuda akan berhadapan dengan Arab Saudi, Qatar, Irak, Uni Emirat Arab, dan Oman.
Pertemuan ini menjadi tantangan besar sekaligus peluang emas untuk membuktikan kemajuan sepak bola nasional di bawah pembinaan modern.
Jika merujuk pada catatan pertandingan selama era Shin Tae-yong, Timnas Indonesia sudah memiliki pengalaman menghadapi empat dari lima calon lawan tersebut.
Pengalaman inilah yang akan menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran penting bagi Patrick Kluivert, pelatih baru yang ditunjuk untuk melanjutkan tongkat estafet kepelatihan demi membawa Indonesia tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Qatar menjadi satu-satunya tim dari grup ini yang belum pernah dihadapi oleh Timnas senior selama era Shin Tae-yong.
Meski begitu, pertemuan antara tim U-23 Indonesia dan Qatar di ajang Piala Asia U-23 2024 menjadi kenangan pahit yang tak bisa dilupakan.
Saat itu, Indonesia kalah 0-2 di laga pembuka, menjadi catatan khusus dalam mempersiapkan diri menghadapi sang juara Asia tersebut di level senior.
Berbanding terbalik, Timnas Indonesia menunjukkan performa yang cukup impresif saat menghadapi Arab Saudi.
Baca Juga: Nasib Serupa Timnas Indonesia dan Oman Jelang Drawing Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia
Dalam dua laga terakhir yang berlangsung pada ronde ketiga kualifikasi, Skuad Garuda berhasil menahan imbang 1-1 di pertemuan pertama dan kemudian menang 2-0 di pertemuan kedua.
Hasil tersebut menjadi sinyal positif akan potensi kejutan yang bisa diberikan Indonesia di babak selanjutnya.
Namun, tidak semua lawan bisa dihadapi dengan percaya diri yang sama. Irak sejauh ini menjadi batu sandungan terbesar bagi Timnas Indonesia. Dalam tiga pertemuan terakhir sejak 2023, Timnas selalu menelan kekalahan.
Dimulai dengan kekalahan telak 1-5 pada November 2023, disusul kekalahan 1-3 di Piala Asia 2023, dan kembali kalah 0-2 pada Juni 2024 di laga lanjutan kualifikasi.
Oman dan Uni Emirat Arab juga sempat menjadi lawan Indonesia dalam pertandingan internasional era Shin Tae-yong.
Pertandingan melawan Oman yang terjadi pada 29 Mei 2021 menjadi laga debut Skuad Garuda di bawah pelatih Korea Selatan itu. Sayangnya, laga uji coba tersebut berakhir dengan kekalahan 1-3.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan